Ilustrasi. (Wikimedia Commons)
Ilustrasi. (Wikimedia Commons)

Windows 10 Bakal Otomatis Hapus Update Bermasalah

Teknologi microsoft windows 10
Ellavie Ichlasa Amalia • 13 Maret 2019 13:27
Jakarta:Microsoft punya cara mengakali masalah yang muncul ketika komputer seseorang tidak kompatibel dengan update terbaru dari Windows 10.
 
Mereka akan membuat fitur yang memungkinkan Windows 10 untuk membatalkan "update bermasalah" tanpa campur tangan pengguna.
 
Fitur ini untuk mengatasi masalah kompatibilitas perangkat dengan versi terbaru dari Windows. khususnya jika masalah itu menyebabkan komputer tidak bisa dinyalakan, menurut laporan ZDNet.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jika sebuah komputer tidak bisa dinyalakan setelah ia memasang update terbaru, perangkat ini akan menampilkan notifikasi: "Kami menghapus beberapa update terbaru untuk memulihkan perangkat Anda dari kegagalan mengaktifkan perangkat."
 
Ketika Windows 10 mendeteksi masalah berupa komputer tidak bisa dinyalakan setelah mendapatkan update, OS itu akan mencoba untuk membatalkan beberapa update terbaru. Ini akan menjadi langkah terakhir yang diambil oleh Windows 10 jika usaha untuk menyelesaikan masalah lainnya telah gagal.
 
Update yang mungkin menyebabkan kegagalan komputer dinyalakan adalah update pada driver komputer, file sistem, service pack, hotfix, dan fitur baru pada Windows. Microsoft juga akan memastikan update itu tidak secara otomatis terpasang selama 30 hari.
 
"Ini akan memberikan waktu pada Microsoft dan rekan kami untuk menyelidiki penyebab kegagalan dan memperbaiki masalah yang ada. Setelah 30 hari, Windows akan kembali mencoba memasang update tersebut," tulis Microsoft.
 
Perusahaan pembuat Windows itu juga menyediakan tautan ke pembaruan driver bagi pengguna yang percaya, update yang dibatalkan tidak menyebabkan masalah dan ingin memasangnya secara manual.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif