Pecah Rekor, Saham dan Jumlah Pelanggan Netflix Melonjak

Cahyandaru Kuncorojati 18 Oktober 2018 12:41 WIB
netflix
Pecah Rekor, Saham dan Jumlah Pelanggan Netflix Melonjak
Ilustrasi.
Jakarta: Layanan streaming Netflix sedang bertumbuh signifikan, terutama dari segi jumlah pelanggan dan pasar. 

Dikutip dari New York Post, kemarin jumlah pelanggan Netflix tumbuh besar hanya dalam satu kuartal dari bulan Juli hingga September, yang merupakan kuartal ketiga tahun ini.

Dalam laporan kuartal ketiga yang dirilis kemarin disebutkan bahwa Netflix berhasil mengantongi jumlah tujuh juta pelanggan dalam waktu tiga bulan. Angka tersebut dilaporkan di dominasi oleh pelanggan baru dari luar Amerika Serikat yang menyumbang angka 5,87 juta.


Apabila dihitung berdasarkan jumlah seluruh dunia, Netflix sudah memiliki 137,1 juta pelanggan. Pengamat bisnis mempredikasi bahwa di akhir 2018 nanti, Netflix akan memiliki 146,5 juta pelanggan.

Dikutip dari CNBC, media analyst dari eMarketer Paul Verna menilai bahwa pencapaian Netflix kali bisa menghentikan pertanyaan selama ini, mengenai keuntungan jangka panjang dari bisnis layanan streaming, dan akan beralih ke fokus bagaimana setiap layanan streaming bersaing satu sama lain.

"Seiring pertumbuhan berbasis internet, semakin banyak perusahaan yang menyadari ini adalah peluang besar. Perusahaan penyedia konten mulai beralih mendistribusikan konten mereka sendiri, bahkan perusahaan seperti Apple dan Amazon juga mulai menciptakan konten serupa," tutur CEO Netflix Reed Hastings.

"Di tengah kompetisi yang semakin ketat ini termasuk kompetisi dari media tradisional yang juga mulai mengikuti maka tugas kami kini mmembuat Netflix menjadi berbeda dan dipilih oleh konsumen kami untuk menghabiskan waktu luangnya," imbuh Hastings.

Atas lonjakan jumlah subscriber ini, Netflix diganjar dengan kenaikan nilai sahamnya sebesar 11 persen menjadi USD386 atau senilai Rp5,8 juta, sementara keuntungan bersih mereka meningkat 4,8 persen menjadi USD402,8 juta atau setara Rp6,1 triliun



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.