MIcrosoft hentikan dukungan untuk Windows 7 tahun depan. (Photo by Vesa Moilanen Lehtikuva / AFP Finland / OUT)
MIcrosoft hentikan dukungan untuk Windows 7 tahun depan. (Photo by Vesa Moilanen Lehtikuva / AFP Finland / OUT)

Microsoft Ingatkan Windows 7 Segera Berakhir

Teknologi microsoft windows 10
Ellavie Ichlasa Amalia • 22 Maret 2019 06:47
Jakarta:Microsoft merilis patch untuk memeringatkan pengguna Windows 7 bahwa mereka akan berhenti meluncurkan update keamanan dalam waktu dekat.
 
Patch yang dirilis pada hari Rabu ini mengingatkan pengguna bahwa per 14 Januari 2020, Microsoft tidak akan lagi merilis update jika ada kelemahan atau lubang keamanan pada Windows 7.
 
Keputusan Microsoft untuk berhenti mendukung Windows 7 ini mereka ambil 10 tahun sejak Windows 7 dirilis pada 2009, lebih dari 5 tahun sejak sistem operasi terbaru Microsoft, Windows 10, diluncurkan, lapor TechCrunch.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini adalah bagian dari usaha Microsoft untuk mendorong para pengguna untuk menggunakan sistem operasi baru mereka, yang memang memiliki sistem keamanan yang lebih baik. Per 18 April, para pengguna Windows 7 akan mendapatkan peringatan tentang batas waktu update yang diberikan oleh Microsoft.
 
Menurut Net Applications, Windows 7 masih berkontribusi sebesar 40 persen dari total pasar desktop. Para pengguna memiliki waktu sekitar satu tahun sebelum mereka terpaksa harus mengganti sistem oeprasi mereka. Sementara para perusahaan yang menggunakan Windows 7 dapat membayar Microsoft untuk mendapatkan dukungan dalam waktu lebih lama.
 
Selama bertahun-tahun, Microsoft membiarkan pengguna Windows 7 untuk memperbarui sistem operasi mereka ke Windows 10 secara gratis. Jika Microsoft tidak lagi mendukung perbaikan untuk celah keamanan di Windows 7, ini akan membahayakan komputer serta data yang tersimpan di dalamnya.
 
Ini bukan pertama kalinya Microsoft memutuskan untuk mengakhiri dukungan untuk sistem operasi tuanya.
 
Pada 2017, untuk mencegah penyebaran ransomware WannaCry, Microsoft merilis patch keamanan khusus untuk Windows XP, meski mereka telah berhenti mendukung OS itu sejak tiga tahun sebelumnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif