Sejumlah bocoran harga yang beredar mulai memberikan gambaran mengenai banderol perangkat tersebut. Jika prediksi ini benar, iPhone Ultra akan menjadi model dengan harga paling tinggi, bahkan berpotensi mendekati Rp60 juta untuk kapasitas penyimpanan terbesar.
Tiga Model iPhone Diprediksi Hadir
Mengacu pada laporan GSMArena, Apple diperkirakan memperkenalkan tiga perangkat dalam acara tersebut. Ketiganya adalah iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra.
Berbeda dari ketiga perangkat tersebut, iPhone 18 versi reguler disebut belum akan diperkenalkan dalam acara yang sama. Model standar tersebut diperkirakan baru menyusul pada tahun berikutnya.
Prediksi mengenai kenaikan harga mulai mencuat setelah ketiga perangkat tersebut diduga terdaftar di situs Vodafone Mesir. Kemunculan informasi tersebut menjadi salah satu dasar munculnya perkiraan mengenai harga iPhone generasi terbaru Apple.
Perkiraan Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max

Sumber: Tiktok/ipsgadgetsubang
Berdasarkan daftar yang beredar di Vodafone Mesir, iPhone 18 Pro diperkirakan memiliki banderol EGP98.000 atau sekitar Rp33 juta. Sementara itu, iPhone 18 Pro Max tercatat dengan harga EGP105.000 yang setara kurang lebih Rp36,3 juta.
Jika dibandingkan dengan model sebelumnya, kedua perangkat tersebut diperkirakan mengalami peningkatan harga. iPhone 17 Pro dengan penyimpanan 256GB sebelumnya tercatat seharga EGP88.800 atau sekitar Rp30,7 juta.
Untuk iPhone 17 Pro Max, harga yang tercantum berada di angka EGP94.400 atau sekitar Rp32,6 juta. Artinya, prediksi harga untuk iPhone 18 Pro dan Pro Max menunjukkan adanya kenaikan dibandingkan generasi sebelumnya.
iPhone Ultra Bisa Tembus Rp59 Juta

Sumber: Yahoo Tech
Kenaikan harga yang jauh lebih signifikan diperkirakan terjadi pada iPhone Ultra. Perangkat ini disebut-sebut sebagai smartphone lipat pertama Apple dan diprediksi memiliki harga yang jauh di atas model Pro.
Dalam daftar Vodafone Mesir, iPhone Ultra tercatat dengan banderol EGP155.750 atau sekitar Rp53,8 juta. Angka tersebut membuat perangkat ini menjadi model dengan harga paling tinggi di antara jajaran iPhone yang diprediksi diperkenalkan.
Bocoran lain berasal dari pengguna X dengan akun @ev_downunder yang membagikan perkiraan harga iPhone Ultra untuk pasar Australia. Versi 256GB disebut memiliki harga AUD3.700 atau sekitar Rp46,9 juta.
Sementara itu, model dengan kapasitas 512GB diperkirakan dijual seharga AUD4.200 atau kurang lebih Rp53,3 juta. Untuk varian dengan penyimpanan 1TB, harganya bahkan diprediksi mencapai AUD4.700 atau sekitar Rp59,6 juta.
Biaya Komponen iPhone 18 Pro Ikut Naik
Perkiraan kenaikan harga iPhone 18 Pro juga dikaitkan dengan meningkatnya ongkos produksi komponen. Berdasarkan estimasi TrendForce, biaya Bill of Materials atau BoM untuk iPhone 18 Pro diprediksi sekitar 40 persen lebih tinggi dibandingkan iPhone 17 Pro.
Untuk model iPhone 18 Pro dengan penyimpanan 256GB, biaya komponen diperkirakan berada di kisaran US$1.400. Apabila perangkat tersebut nantinya dijual dengan harga sekitar US$1.200, nilai jualnya justru dianggap lebih rendah dibandingkan estimasi biaya pembuatan perangkat.
Meski demikian, angka tersebut masih sebatas perkiraan berdasarkan bocoran yang beredar. Harga produksi sebenarnya serta strategi penetapan harga Apple tetap belum dapat dipastikan sampai perusahaan memberikan informasi resmi.
Harga Resmi Masih Menunggu Pengumuman Apple
Seluruh nominal yang beredar saat ini belum bisa dianggap sebagai harga resmi. Perbedaan harga antarnegara juga tidak dapat dijadikan patokan mutlak karena masing-masing wilayah menerapkan pajak serta biaya tambahan yang berbeda.
Harga final iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Ultra baru akan dipastikan setelah Apple mengumumkannya dalam acara peluncuran pada 9 September 2026. Karena itu, angka yang beredar saat ini masih perlu dianggap sebagai bocoran dan prediksi.
(Zalsabila Natasya)