Cloudera Anywhere Cloud
Cloudera Anywhere Cloud

Pangkas Waktu Deployment dari 60 Hari Jadi 60 Menit Pakai Anywhere Cloud

Mohamad Mamduh • 20 Agustus 2026 10:20
Ringkasnya gini..
  • Terwujud berkat perombakan arsitektur menjadi sistem yang modular dan bersifat atomik.
  • Selama ini, pembaruan versi engine analitik kerap menimbulkan risiko downtime pada operasional bisnis.
  • Kecepatan ini tetap diimbangi dengan kontrol keamanan yang ketat melalui Unified Data Fabric.
Singapura: Di tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di sektor enterprise, salah satu hambatan terbesar yang kerap dihadapi divisi teknologi informasi adalah lamanya waktu implementasi infrastruktur data.
 
Menjawab tantangan tersebut, Cloudera secara resmi memperkenalkan arsitektur terbarunya, Anywhere Cloud, dalam ajang Cloudera Evolve 2026 di Singapura. Platform ini menjanjikan pemangkasan waktu implementasi secara signifikan, dari standar rata-rata industri 60 hari menjadi di bawah 60 menit.
 
Chief Product Officer Cloudera, Leo Brunnick, menyoroti bahwa pada arsitektur data tradisional, proses penyelarasan infrastruktur dari perangkat keras (bare-metal) hingga layanan data siap pakai memerlukan waktu berminggu-minggu. Tahapan konfigurasi yang rumit, pengujian keamanan internal, hingga integrasi multi-cloud kerap menunda divisi bisnis dalam mengeksekusi proyek data dan AI.

"Dalam dunia arsitektur data konvensional, rata-rata waktu yang dibutuhkan dari penyediaan bare-metal hingga layanan data siap beroperasi mencapai 60 hari. Melalui Anywhere Cloud, baik di lingkungan bare-metal on-premise maupun mesin virtual di cloud, time-to-value tersebut kini dapat dipangkas menjadi kurang dari 60 menit," ujar Leo dalam sesi Product Update Keynote.
 
Chief Technology Officer Cloudera, Sergio Gago, menjelaskan bahwa lompatan efisiensi ini terwujud berkat perombakan arsitektur menjadi sistem yang modular dan bersifat atomik. Dengan Anywhere Cloud, perusahaan tidak lagi diwajibkan memasang seluruh tumpukan perangkat lunak (software stack) yang rumit secara monolitik.
 
Berbagai layanan data inti seperti Apache Spark, Apache Airflow, Trino, hingga mesin analitik pihak ketiga seperti ClickHouse disediakan dalam paket containerized independen melalui Marketplace. Tim TI dapat memilih, mengunduh, dan menjalankan mesin yang dibutuhkan dalam hitungan menit lewat satu kali klik atau panggilan API.
 
Tak hanya mempercepat instalasi awal, Anywhere Cloud juga menyederhanakan siklus pembaruan (lifecycle management). Selama ini, pembaruan versi engine analitik kerap menimbulkan risiko downtime pada operasional bisnis.
 
Dalam demonstrasi langsung di atas panggung, Sergio memperlihatkan proses pembaruan kluster Anywhere Cloud beserta orkestrator Kubernetes di bawahnya dengan status zero downtime, sementara proses komputasi data real-time tetap berjalan tanpa gangguan.
 
Kecepatan ini tetap diimbangi dengan kontrol keamanan yang ketat melalui Unified Data Fabric. Lapisan ini mengelola tata kelola (governance), privasi data sensitif, dan pelacakan silsilah data (data lineage) secara otomatis di seluruh lingkungan on-premise, sovereign cloud, maupun penyedia public cloud seperti AWS, Azure, dan Google Cloud.
 
Inovasi yang dihadirkan Cloudera ini menjadi solusi penting bagi korporasi yang ingin mempercepat modernisasi platform data tanpa terbebani proses integrasi yang lambat atau risiko vendor lock-in. Efisiensi penyebaran infrastruktur dalam hitungan menit memungkinkan insinyur data dan ilmuwan data langsung fokus pada pengembangan model AI dan penciptaan nilai bisnis.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA