Watermark Google Gemini.
Watermark Google Gemini.

Watermark Gemini Sekarang Bisa Dihapus, Gak Bahaya Tuh?

Cahyandaru Kuncorojati • 16 Agustus 2026 11:35
Ringkasnya gini..
  • Watermark Gemini yang terlihat kini bisa dimatikan lewat pengaturan Media Watermark.
  • SynthID dan metadata C2PA tetap dipertahankan untuk membantu mengenali asal konten AI.
  • Fitur ini tidak tersedia di negara yang mewajibkan watermark AI secara hukum.
Jakarta: Google kini memberi pengguna Gemini pilihan untuk menghilangkan watermark AI yang terlihat pada konten hasil generasi kecerdasan buatan. 
 
Pengaturan baru tersebut memungkinkan watermark pada gambar, video, dan musik dimatikan, tetapi jejak bahwa konten dibuat menggunakan AI Google tetap dipertahankan melalui teknologi SynthID dan metadata C2PA.
 
Perubahan ini membuat hasil karya dari Gemini bisa tampil lebih bersih tanpa logo yang terlihat di sudut gambar maupun video. Namun, menghapus tanda visual tersebut bukan berarti konten menjadi sepenuhnya anonim atau tidak dapat ditelusuri.
 

Watermark Gemini Kini Bisa Dimatikan

Dikutip dari laporan GSM Arena, Google mulai menggulirkan pengaturan bernama Media Watermark di Gemini. Opsi tersebut tersedia di menu Settings dan hanya memiliki pilihan On atau Off.

Ketika pengaturan diaktifkan, Gemini tetap memasang watermark yang terlihat pada konten AI. Sebaliknya, ketika dimatikan, konten baru yang dihasilkan tidak lagi menampilkan tanda visual tersebut.
 
Pengaturan ini berlaku untuk sejumlah format konten yang dibuat menggunakan layanan AI Google, termasuk gambar, video, dan musik. Konten yang dibuat melalui Nano Banana, Gemini Omni, dan Lyria termasuk yang terdampak perubahan ini.
 
Watermark Gemini Sekarang Bisa Dihapus, Gak Bahaya Tuh?
 
Google juga menyebut pengaturan tersebut akan tersedia pada Flow, layanan pembuatan video miliknya. Sementara dukungan untuk Search disebut akan menyusul.
 
Dalam pengumumannya, Josh Woodward dari Google mengatakan pengguna kini dapat mengatur watermark yang terlihat pada Gemini dan Flow, dengan pengecualian negara yang mewajibkan watermark secara hukum.
 

Kenapa Google Menghapus Watermark yang Terlihat?

Watermark visual memang berguna sebagai penanda cepat bahwa sebuah konten dibuat dengan AI. Namun, bagi pengguna yang memakai Gemini untuk kebutuhan kreatif, tanda tersebut bisa dianggap mengganggu tampilan akhir.
 
Misalnya, gambar yang dibuat untuk presentasi, situs web, atau unggahan media sosial akan terlihat lebih bersih ketika tidak memiliki logo Gemini yang menempel pada hasil akhirnya.
 
Google sebelumnya juga sudah mengambil langkah serupa pada beberapa akses premium. Ketika Nano Banana Pro diperkenalkan, perusahaan menghapus watermark yang terlihat untuk pengguna AI Ultra dan pengembang yang memakai AI Studio.
 
Pada tahap sebelumnya, pengguna gratis dan pelanggan Pro masih mendapatkan watermark Gemini. Kini, opsi tersebut diperluas melalui pengaturan yang bisa dikendalikan pengguna.
 

Jejak AI Tetap Ada Lewat SynthID

Meski watermark yang terlihat dapat dimatikan, Google tidak menghapus penanda AI di balik file.
 
Gemini tetap menyematkan SynthID, teknologi watermark digital milik Google yang dirancang tertanam di dalam konten. Penanda tersebut dibuat agar tetap dapat bertahan meskipun konten mengalami sejumlah pengeditan umum.
 
Artinya, gambar atau video yang sudah tidak memiliki logo Gemini di permukaan masih dapat dikenali menggunakan teknologi tersebut.
 
Pendekatan ini membuat dua fungsi berjalan bersamaan. Pengguna mendapatkan file yang lebih bersih untuk kebutuhan kreatif, sementara mekanisme untuk membantu mengidentifikasi asal konten AI tetap tersedia.
 

Metadata C2PA Juga Tetap Dipertahankan

Selain SynthID, Google juga tetap menyimpan metadata C2PA pada konten. Metadata ini dapat membawa informasi mengenai bagaimana sebuah file dibuat atau mengalami perubahan.
 
Keberadaan C2PA menjadi lapisan tambahan dalam pelacakan asal-usul konten. Jadi, menghilangkan watermark visual tidak sama dengan menghapus seluruh jejak pembuatannya.
 
Bagi pengguna, perbedaan ini penting dipahami. File tanpa logo Gemini bukan berarti file tersebut tidak bisa diketahui sebagai hasil AI.
 
Konsep tersebut juga dapat membantu kebutuhan verifikasi konten digital, terutama ketika semakin banyak gambar, video, dan musik dibuat menggunakan layanan generatif.
 

Tidak Semua Negara Bisa Mematikan Watermark

Fitur Media Watermark tidak akan tersedia secara universal. Google menyebut pengaturan untuk menyembunyikan watermark tidak akan diberikan di negara yang memiliki aturan yang mewajibkan tanda visual pada konten hasil AI.
 
Bagi wilayah lainnya, distribusi fitur dilakukan secara bertahap dan dijadwalkan mulai tersedia dalam beberapa hari.
 
Dengan pendekatan tersebut, Google mencoba menyeimbangkan dua kebutuhan yang sering berhadapan dalam penggunaan AI generatif: kebebasan membuat konten tanpa gangguan visual dan kebutuhan untuk tetap mengetahui asal-usul konten tersebut.
 
Bagi pengguna Gemini, perubahan ini berarti satu hal penting: mulai sekarang, hasil gambar, video, atau musik dapat tampil tanpa watermark yang terlihat, tetapi identitasnya sebagai konten yang dibuat menggunakan AI Google belum tentu hilang.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA