Apple menggunakan 30% material daur ulang di produk 2025, dengan beberapa komponen seperti baterai dan magnet sudah 100% recycled.
Apple menggunakan 30% material daur ulang di produk 2025, dengan beberapa komponen seperti baterai dan magnet sudah 100% recycled.

Apple Pakai 30% Material Daur Ulang di Produk 2025, Ada Juga yang Sampai 100%

Lufthi Anggraeni • 17 April 2026 11:11
Ringkasnya gini..
  • Apple menggunakan 30% material daur ulang di seluruh produk tahun 2025.
  • Beberapa komponen seperti baterai dan magnet sudah 100% berbasis bahan daur ulang.
  • Langkah ini bagian dari target Apple menuju netral karbon pada tahun 2030.
Jakarta: Apple mencatat pencapaian baru dalam upaya keberlanjutan dengan meningkatkan penggunaan material daur ulang pada produknya. Dalam laporan lingkungan terbaru, Apple mengungkapkan bahwa sekitar 30% material pada seluruh produk yang dikirim sepanjang tahun 2025 berasal dari bahan daur ulang.
 
Mengutip GSM Arena, angka ini menjadi rekor tertinggi bagi Apple sekaligus menunjukkan percepatan langkah perusahaan asal Amerika Serikat ini menuju target besar untuk mencapai netral karbon di seluruh rantai bisnis pada tahun 2030.
 
Selain capaian keseluruhan, Apple juga melaporkan bahwa beberapa komponen penting kini sepenuhnya menggunakan material daur ulang. Baterai yang dirancang Apple, misalnya, telah menggunakan 100% kobalt daur ulang.

Demikian juga dengan magnet pada perangkat yang kini sepenuhnya memakai unsur tanah jarang hasil daur ulang. Tidak hanya itu, papan sirkuit yang digunakan Apple juga telah beralih ke pelapisan emas dan solder timah yang sepenuhnya berasal dari bahan daur ulang, menandai kemajuan signifikan dalam pengurangan ketergantungan pada material mentah.
 
Apple juga berhasil memenuhi targetnya untuk menghilangkan penggunaan plastik dalam kemasan produk. Kini, seluruh produk Apple dikirim menggunakan kemasan berbasis serat lebih ramah lingkungan dan mudah didaur ulang.
 
Selama lima tahun terakhir, langkah ini disebut telah mengurangi penggunaan plastik hingga lebih dari 15.000 metrik ton. Untuk mendukung peningkatan penggunaan material daur ulang, Apple juga mengembangkan teknologi baru dalam proses recycling.
 
Salah satunya adalah sistem bernama Cora, dirancang untuk meningkatkan efisiensi pemulihan material dari perangkat elektronik. Selain itu, Apple juga menghadirkan sistem berbasis machine learning untuk membantu memilah dan mengklasifikasi limbah elektronik secara lebih akurat.
 
Seluruh langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Apple untuk mencapai netral karbon di seluruh operasional, rantai pasok, dan siklus hidup produk pada tahun 2030. Hingga tahun 2025, Apple melaporkan emisi gas rumah kaca telah turun lebih dari 60% dibandingkan dengan level 2015, meski bisnis perusahaan terus berkembang.
 
Peningkatan penggunaan material daur ulang hingga 30% menunjukkan komitmen Apple dalam menghadirkan produk lebih ramah lingkungan. Dengan sejumlah komponen yang sudah sepenuhnya berbasis bahan daur ulang serta inovasi pada kemasan dan teknologi recycling, Apple semakin mendekati target keberlanjutan jangka panjangnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA