Ilustrasi.
Ilustrasi.

YouAppi: Potensi Iklan Digital di Indonesia Sangat Besar

Teknologi teknologi aplikasi
Cahyandaru Kuncorojati • 19 Mei 2019 15:00
Jakarta: Iklan atau advertising masih menjadi metode yang digunakan untuk membangun awareness sebuah produk dari konsumen. Seiring perkembangan teknologi digital, metode advertising juga mengalami pergeseran.
 
Banyak brand yang tidak hanya memilih beriklan di media seperti televisi. Apalagi dengan semakin banyaknya masyarakat Indonesia yang kini lebih sering memandangi layar ponsel ketimbang televisi.
 
Hal tersebut diakui oleh Country Manager YouAppi Asia Tenggara Anna Mareta, dalam perayaan tiga tahun YouAppi berbisnnis di Indonesia. YouAppi sendiri merupakan platfrom penyedia layanan digital advertising asal Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita melihat Indonesia memiliki populasi terbesar keempat di dunia. Pengguna smartphone sangat banyak penetrasi internet di sini juga sedang sangat tinggi. Makanya YouAppi untuk region Asia Tenggara sendiri berbasis di Indonesia, biasanya kan perusahana lain berbasisnya di Singapura," tutur Anna.
 
Anna menyebutkan YouAppi sudah beroperasi di 15 negara dan layanan digital advertising mereka menduduki posisi pertama di Timur Tengah dan Afrika. YouAppi mengklaim telah mendukung 500 brand terkemuka di dunia.
 
"Kita punya lima produk mobile marketing yang ditawarkan untuk para pengiklan. Mulai dari user acquisition, brand video, rewarded video, social campaign, dan re-engagement," ungkap Anna.
 
Dijelaskan bahwa pada user acquisition pihak YouAppi membantu klien yang memiliki aplikasi untuk bisa meningkatkan jumlah download. Apabila banyak user yang sudah unduh tapi jarang membuka aplikasi atau berinteraksi, maka digunakan tool re-engagement.
 
"Misalnya, ada beberapa user dari aplikasi klien kami Bukalapak yang sudah lama tidak membuka aplikasi di ponsel mereka. Kita bantu dengan buatkan sebuah notifikasi misalnya pada saat tanggal gajian untuk berupa reminder bahwa ada beberapa program diskon yang berlangsung di Bukalapak," jelas Anna.
 
"Kalau branded video digunakan untuk membangun awareness,sementara reward video bentuk iklan yang disisipkan di sebuah game mobile dan lainnya yang akan mendapatkan imbalan reward bagi user yang menyaksikan iklan tersebut," lanjut Anna.
 
"YouAppi memenuhi target awal kami dalam waktu satu bulan pertama kampanye kami, mencapai tingkat pembelian sebesar 59 persen dari pengguna pengguna bar," tutur Senior Digital Marketing Manager di Bukalapak, Niva Widya.
 
Niva menceritakan bahwa di bulan Mei 2018 Bukalapak mencatat lonjakan tingkat pembelian sebesar 205 persen, dan tingkat pembelian unik sebesar 14 persen dari pengguna yang mendaftar selama periode kampanye ini.
 
"Gabungan tingkat pembelian yang tinggi dan biaya akuisisi pengguna yang rendah menjadikan kemitraan kami dengan YouAppi sebuah keberhasilan luar biasa bagi kedua perusahaan. Tahun ini YouAppi terus mendorong akuisisi kualitas tinggi akan pengguna baru dengan harga terendah bagi Bukalapak," beber Niva.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif