Ilustrasi.
Ilustrasi.

Adjust Tawarkan Mobile Measurement di Mobile Marketing

Teknologi teknologi gadget huawei
Cahyandaru Kuncorojati • 18 November 2019 17:27
Jakarta: Berkembangnya layanan di platform digital khusus mobile membuat beragam merek perusahaan atau bisnis memiliki beriklan di media tersebut yang biasa dikenal sebagai mobile marketing.
 
Namun, tanpa pengukuran angka interaksi dan keberhasilan sebuah iklan maka anggaran belanja ataupemasaran yang disediakan bisa terbuang. Di sini startup bernama Adjust yang berbasis di Singapura hadir menawarkan sebuah layanan mobile measurement.
 
"Solusi kami membantu klien memahami bagaimana pengguna tiba di aplikasi mereka, bagaimana mereka berinteraksi dengannya, dan bagaimana perilaku dan pola tersebut dibandingkan dan berbeda di antara pengguna," tutur Sales Director SEA Adjust, April Tayson.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami selalu mengatakan bahwa kami ingin memberdayakan
marketer untuk mengembangkan aplikasi yang paling sukses di dunia, sehingga rangkaian produk dan peta jalan kami dibuat untuk melakukan hal itu," ujarnya.
 
Adjust juga mengklaim menyediakan perlindungan penggunanya dari penipuan iklan Jenis layanan bernama Fraud Prevention Suite milik Adjust diklaim bisa menggentikan penipuan sebelum terjadi sehingga klien dapat fokus pada mendorong pertumbuhan bisnis dari aplikasinya.
 
April menilai beberapa tahun belakangan industri seluler telah bertransofrmasi pesat. Gelombang startup yang berhasil sukses seperti Bukalapak dan Travelokal membuat mobile measurement semakin penting.
 
Pemilik aplikasi atau layanan ingin mengetahui interaksi konsumen dengan aplikasi yang dibuat. Di sini, disebut April pemiliki layanan mulai menyadari pentingnya mobile measurement.
 
"Memasuki tahun 2020, kami akan fokus pada diversifikasi klien kami dan pasar vertikal yang kita kerjakan. Kami juga akan meningkatkan dukungan pelanggan lokal dengan merekrut tim teknis kami, termasuk tim penjualan dan pemasaran," jelasnya.
 
"Salah satu topik utama yang menjadi fokus kami, baik dari sisi produk maupun pendidikan, adalah tentang penipuan iklan. Terutama di daerah yang tumbuh cepat seperti Asia Tenggara, alat pencegahan penipuan merupakan hal yang tidak biasa," tuturnya.
 
April menyebut kasus tersebut membuat marketer lebih rentan dan cenderung membuang-buang anggaran mereka untuk membayar pemasangan anti-fraud.
 
"Di Asia Tenggara secara keseluruhan, kami menindak lebih dari 10 juta instalasi palsu aplikasi di 2018, membuat klien kami menghemat lebih dari USD 30 juta," ungkapnya.
 
"Bekerja dengan alat pencegahan penipuan tidak hanya membantu marketer menghemat uang. Hal itu juga berarti keputusan pemasaran mereka didasarkan pada data nyata dari pengguna nyata, bukan dari set data yang diisi oleh data fraud atau palsu," imbuh April.
 
April menyebut Adjust sudah memiliki banyak klien perusahaan multibasional hingga startup. Di Indoneisa, beberapa klien Adjust adalah Traveloka, Netzme, Ultravoucher, Mytiba, Teman Bumil, Go Car, dan Booky. Mereka juga sudah mendapatkan pendanaan.
 
"Putaran pendanaan kami merupakan salah satu pendanaan terbesar di Eropa pada tahun 2019 sejauh ini, meskipun perusahaan telah menghasilkan keuntungan selama empat tahun terakhir," ungkap April terkait pendanaan sebesar USD227 juta yang baru diterima.
 
"Kami akan menggunakan putaran pendanaan untuk berinvestasi di rangkaian produk kami dan melangkah lebih dekat ke tujuan kami untuk menyediakan para marketer dengan satu platform tunggal untuk semua kebutuhan mereka. Dengan memiliki akses ke modal ini, berarti kita dapat bergerak lebih cepat dalam hal akuisisi lebih lanjut," jelasnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif