Instagram uji fitur baru untuk memudahkan pengguna pulihkan akun yang diretas. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Instagram uji fitur baru untuk memudahkan pengguna pulihkan akun yang diretas. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)

Instagram Coba Metode Baru untuk Bantu Korban Hacker

Teknologi media sosial instagram
Ellavie Ichlasa Amalia • 18 Juni 2019 11:30
Jakarta:Instagram menyebutkan bahwa mereka menguji fitur baru untuk memulihkan akun korban peretasan.
 
Keputusan ini diambil setelah muncul berita bahwa sebagian pengguna Instagram yang akunnya diretas justru meminta tolong pada hacker yang bertujuan baik alias white-hat hacker, menurut laporan Motherboard.
 
Biasanya, kriminal siber menipu pengguna Instasgram menggunakan metode phishing, mengirimkan tautan dan menyamarkan halaman sehingga ia tampil layaknya halaman kredibel, agar pengguna memasukkan username dan password mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah hacker mendapatkan kredensial pengguna, mereka bisa mengubah alamat email atau nomor ponsel pada akun korban. Hal ini akan menyulitkan korban untuk mendapatkan kembali akses ke akun mereka, lapor The Verge.
 
Instagram sekarang mulai mencoba metode baru bagi korban peretasan untuk memulihkan akunnya. Pengguna akan diminta untuk memasukkan alamat email atau nomor ponsel yang digunakan untuk mendaftarkan akun Instagram mereka atau alamat email dan ponsel yang mereka gunakan saat pertama kali mendaftar Instaram.
 
Setelah itu, Instagram akan mengirimkan kode enam digit yang memungkinkan korban untuk mendapatkan kembali akun mereka. Jika seorang hacker juga telah mendapatkan akses ke email korban, Instagram akan memastikan hacker tidak bisa menggunakan kode yang dikirimkan ke email atau ponsel korban yang digunakan pada perangkat yang tidak biasanya digunakan korban.
 
Metode ini juga bisa digunakan untuk melindungi korban yang nama username-nya diganti oleh sang hacker. Instagram juga menyebutkan, mereka menyediakan fitur baru di Instagram yang berfungsi untuk mengamankan username seseorang selama beberapa waktu setelah pengaturan pada akun berubah.
 
Tujuannya adalah agar hacker tidak bisa mengganti username korban dan memanfaatkan username tersebut pada akun lain. Fitur ini sudah tersedia pada Android dan akan tersedia untuk pengguna iOS.
 
Biasanya, hacker mengincar akun Instagram dari influencer atau mengincar username populer untuk mendapatkan uang tebusan. Sebelum ini, untuk memulihkan akun yang diretas, korban diminta untuk mengambil foto selfie dengan selembar kertas yang berisi enam angka kode dari Insatgram.
 
Dengan begitu, moderator manusia akan bisa menyesuaikan wajah pada foto dengan foto di akun untuk memverifikasi kebenaran klaim korban. Sayangnya, sistem itu jauh dari sempurna. Sistem baru yang Instagram uji tampaknya berfungsi untuk menutup celah pada sistem lama dan bukan menggantikannya.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif