Huawei kini masuk ke daftar hitam AS. (Photo by Adrian DENNIS  / AFP)
Huawei kini masuk ke daftar hitam AS. (Photo by Adrian DENNIS / AFP)

Perusahaan AS Dorong Pemerintah Angkat Larangan Dagang

Teknologi huawei
Ellavie Ichlasa Amalia • 17 Juni 2019 13:05
Jakarta:Perusahaan chip Amerika Serikat yang menyuplai prosesor mobile untuk Huawei, termasuk Qualcomm dan Intel, dikabarkan mendorong pemerintah Amerika Serikat untuk membatalkan larangan dagang yang telah ditetapkan pada perusahaan Tiongkok itu.
 
Padahal, menurut narasumber yang tahu tentang masalah ini, Huawei sendiri enggan untuk berdiskusi dengan pemerintah untuk melakukan lobi.
 
Eksekutif dari perusahaan pembuat chip AS Intel dan Xilinx bertemu dengan Departemen Perdagangan pada bulan Mei untuk membahas tanggapan tentang keputusan pemerintah AS untuk memasukkan Huawei ke dalam daftar hitam, lapor Channel News Asia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dimasukkannya Huawei ke daftar hitam berarti, perusahaan AS tidak bisa menjual chip mereka ke Huawei, perusahaan telekomunikasi terbesar di dunia, tanpa persetujuan dari pemerintah. Alasan AS adalah karena Huawei dianggap mengancam keamanan nasional AS.
 
Empat orang berkata, Qualcomm juga mendorong Departemen Perdagangan untuk menghilangkan larangan dagang pada Huawei.
 
Para perusahaan chip berargumen, produk Huawei seperti smartphone dan server komputer digunakan banyak orang dan kemungkinan memiliki risiko yang sama dengan perangkat telekomunikasi 5G.
 
"Ini bukan masalah tentang membantu Huawei. Ini untuk mencegah kerugian pada perusahaan AS," kata salah seorang narasumber.
 
Menurut Qualcomm, Intel, dan Micron Technology, dari USD70 miliar yang Huawei habiskan untuk membeli komponen pada 2018, sebanyak USD11 miliar dihabiskas untuk membeli komponen dari perusahaan AS.
 
Qualcomm ingin agar mereka tetap bisa menjual chip pada Huawei untuk produk seperti ponsel dan smartwatch.
 
Asosiasi Industri Semikonduktor (SIA) mengaku bahwa mereka memang mempertemukan para perusahaan dengan pemerintah dengan tujuan untuk memberikan penjelasan tentang dampak dari larangan dagang pada Huawei ke perusahaan AS.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif