Foto bersama Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb dan segenap jajaran Diskominfo ketika melakukan audiensi persiapan implementasi aplikasi Qlue di makassar.
Foto bersama Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb dan segenap jajaran Diskominfo ketika melakukan audiensi persiapan implementasi aplikasi Qlue di makassar.

Sambut Ultah Kota, Qlue Perkuat Smart City Makassar

Teknologi teknologi smart city Qlue
Mohammad Mamduh • 08 November 2019 07:56
Makassar: Aplikasi pelaporan warga, Qlue, secara resmi dapat digunakan warga kota Makassar untuk melaporkan berbagai masalah sosial dan lingkungan.
 
Peluncuran Qlue bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-412 kota Makassar. Qlue berharap mereka bisa meningkatkan layanan publik pemerintah Kota Makassar dan melengkapi berbagai layanan Smart City yang telah ada.
 
Aplikasi Qlue diklaim dapat digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan berbagai masalah sosial dan lingkungan, antara lain sampah, lampu dan rambu jalan rusak, kemacetan, pelanggaran lalu lintas, parkir liar, tunawisma/pengemis, fasilitas anak, orang hilang, pedagang kaki lima liar, pelanggaran bangunan, iklan liar, permintaan fogging DBD, dan masalah kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Semua laporan masyarakat akan ditindaklanjuti oleh enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yaitu Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Sosial, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.
 
“Pemerintah Kota Makassar terus berinovasi untuk meningkatkan layanan publik di era digital, dengan menggunakan aplikasi Qlue sebagai saluran pengaduan warga yang akan langsung ditindaklanjuti oleh OPD terkait,"kata Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb
 
"Berbagai aduan tersebut akan membantu Pemerintah Kota Makassar untuk merumuskan kebijakan berbasis data, mulai dari data pelaporan masyarakat, kondisi lalu lintas, kemiskinan, pajak, dan lain-lain.”
 
Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar telah melakukan sosialisasi penggunaan Qlue kepada Ketua RW dan RW. Saat ini, terdapat lebih dari 1.000 pengguna aktif Qlue di Kota Makassar, dan sejumlah aduan warga seperti sampah, kemacetan, fasilitas umum yang rusak, pencegahan banjir, dan parkir liar yang mencapai 60 persen dari total laporan.
 
Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan sekitar 200 orang tim Quick Response yang tersebar di 15 kecamatan dan 153 kelurahan di Kota Makassar untuk menindaklanjuti seluruh laporan masyarakat dan akan terus berkembang menyesuaikan kebutuhan di lapangan.
 
Founder & CEO Qlue, Rama Raditya, menjelaskan Qlue mendapatkan dukungan dari GSM Association (GSMA) untuk fokus mengembangkan solusi smart city di tiga kota, yaitu Makassar, Kupang, dan Bandung.
 
Qlue siap mempercepat penerapan smart city di Makassar dengan berbagai solusi teknologi mulai dari QlueDashboard, QlueVision, yaitu CCTV integration and analysis berbasiskan kecerdasan buatan, hingga QlueWorkuntuk meningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif.
 
Sepanjang Januari-September 2019, Qlue menerima sekitar 88 ribu laporan dari 20 kota di Indonesia, dan sekitar 90 persen laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh pemerintah dan dinas terkait.
 
“Qlue menyediakan platform berbasis Artificial Intelligence, Internet of Things, serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi dalam menangani permasalahan kota,” kata Rama Raditya.
 
Sebagai langkah sosialisasi kehadiran Qlue di Kota Makassar, Qlue juga berkolaborasi dengan salah satu institusi pendidikan Universitas Hasanuddin untuk melaksanakan program “Warga Cerdas”.
 
Ini adalah sebuah program edukasi bagi masyarakat kota Makassar dalam meningkatkan literasi digital serta memaparkan preferensi karir di industri 4.0 bagi generasi milienial. Program Warga Cerdas akan dilaksanakan pada Jumat, 8 November 2019 bertempat di Gedung Pertemuan Ilmiah, Universitas Hasanuddin, Makassar, mulai pukul 13.00 Waktu Indonesia Tengah.
 
Qlue mengklaim saat ini telah hadir di lebih dari 20 kota dan lebih dari 50 institusi lintas industri, mulai dari pemerintah daerah dan pusat, properti/kota satelit, keamanan, konstruksi, bantuan pasca bencana, dan lain-lain.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif