Facebook mengumumkan peluncuran aplikasi baru untuk pengguna Android bertajuk Study from Facebook.
Facebook mengumumkan peluncuran aplikasi baru untuk pengguna Android bertajuk Study from Facebook.

Program Study Facebook Muncul di Android, untuk Apa?

Teknologi facebook
Lufthi Anggraeni • 12 Juni 2019 09:27
Jakarta: Facebook mengumumkan peluncuran aplikasi baru untuk pengguna Android bertajuk Study from Facebook. Aplikasi ini akan digunakan untuk membantu Facebook dalam melakukan penelitian pasar dan membayarkan dana kepada partisipan penelitian tersebut.
 
Aplikasi ini tidak dapat diunduh secara gratis via Google Play Store, sebab calon pengunduh harus melalui proses kualifikasi terlebih dahulu. Jika lolos, aplikasi kemudian akan muncul di Play Store perangkat calon pengunduh, seperti laporan Phone Arena.
 
Pendaftar pengunduh aplikasi akan diminta untuk mempelajari cara kerja aplikasi dan jenis informasi yang dihimpunnya. Facebook juga dilaporkan kini lebih sensitif terhadap data pengguna usia remaja, sehingga dan mengharuskan pengunduh aplikasi Study ini berusia 18 tahun ke atas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, program tersebut baru akan tersedia untuk calon pengunduh yang berlokasi di Amerika Serikat dan India. Facebook menyebut informasi yang dihimpunnya termasuk aplikasi yang dipasang di ponsel peserta program.
 
Selain itu, informasi lainnya juga termasuk jangka waktu yang dihabiskan peserta program pada masing-masing aplikasi, negara lokasi tempat tinggal, perangkat dan jaringan yang digunakan peserta program, serta dan fitur aplikasi yang dimanfaatkan.
 
Aplikasi Study tidak akan mengumpulkan data diri, password, atau konten yang tersimpan di ponsel peserta program Study ini. Facebook juga menekankan bahwa informasi tersebut tidak akan dijualnya kepada pihak ketiga ataupun digunakan untuk mengoptimalisasikan iklan.
 
Facebook juga berjanji untuk tidak menambahkan informasi yang yang dihimpunnya tersebut ke akun Facebook peserta, jika mereka memilikinya. Sayangnya, Facebook tidak mengungkap besaran dana yang akan dibayarkannya kepada peserta program.
 
Facebook hanya menyebut bahwa peserta akan mendapatkan sejumlah uang karena telah bersedia untuk berbagi informasi terkait cara penggunaan aplikasi di perangkat mereka. Sebelumnya, Facebook diperkirakan akan mengumumkan mata uang digital karyanya pada bulan Juni ini.
 
Sebab Facebook telah menemukan dukungan dari pihak luar untuk membantunya memperkuat pendanaan pada mata uang kripto baru tersebut. Token digital yang digunakan Facebook ini akan berfungsi sebagai mata uang minim batasan tanpa biaya transaksi.
 
Facebook juga menawarkan opsi pembayaran upah berupa token mata uang kripto bagi pegawai pengembang proyek. Mata uang kripto ini akan tersedia melalui aplikasi Facebook, termasuk WhatsApp dan Messenger.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif