Ilustrasi. (MacPrices Australia)
Ilustrasi. (MacPrices Australia)

Apple Akhirnya Tutup Semua Tokonya di Tiongkok

Teknologi teknologi virus korona apple gadget
Cahyandaru Kuncorojati • 03 Februari 2020 09:29
Jakarta: Apple kembali menindaklanjuti perkembangan virus Korona di Tiongkok. Setelah membatasai perjalanan pegawai ke Tiongkok dan menutup beberapa toko di area yang terpapar virus Korona, kini Apple memlih menutup semua operasionalnya.
 
Akhir pekan lalu, Apple memberikan instruksi kepada seluruh jajaran bisnisnya. Mereka akan menutup sementara semua operasional bisnis di Tiongkok, baik toko ritel maupun kantornya. Awalnya mereka hanya menutup tiga toko di negara tersebut.
 
Dikutip dari Engadget, Apple menyatakan akan memberlakukan kebijakan terbarunya mulai 9 Februari 2020. Mereka akan menutup operasional bisnis di 42 lokasi di seluruh Tiongkok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berdasarkan peringatan dan saran dari ahli kesehatan, kami menutup semua kantor, toko, dan pusat komunikasi di Tiongkok pada 9 Februari 2019," tutur Apple dalam pernyataan resmi. Mereka hanya menyebut segera membuka kembali bisnisnya apabila memungkinkan.
 
Artinya, pengguna iPhone di Tiongkok tidak akan mendapatkan dukungan layanan dari Apple sama sekali hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hal ini diprediksi juga akan berpengaruh ke bisnis Apple.
 
Dalam sebuah pertemuan dengan investor, CEO Apple Tim Cook berjanji untuk melakukan mitigasi kerugian yang diakibatkan terganggunya pasokan komponen dan produksi dari Tiongkok. Diketahui Apple bermitra dengan Foxconn untuk fasilitas manufaktur di Tiongkok.
 
Kota Wuhan yang merupakan pusat penyebaran virus Korona juga termasuk penyuplai pasokan komponen produk Apple. Foxconn sendiri juga ikut memberikan imbauan agar pekerja tidak bekerja selama beberapa hari.
 
Sejauh ini belum ada informasi apakah Apple maupun Foxconn sudah menelan kerugian yang besar akibat virus Korona. Apple tidak sendiri, franchise seperti McDonalds dan Starbucks juga mulai menutup operasionalnya di penjuru Tiongkok hingga waktu yang belum diketahui.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif