KuCoin Dapat Kucuran Dana Segar, Ingin Perluas Jangkauan Pasar

Ellavie Ichlasa Amalia 15 November 2018 19:44 WIB
cryptocurrency
KuCoin Dapat Kucuran Dana Segar, Ingin Perluas Jangkauan Pasar
Ilustrasi. (Photo by KAREN BLEIER / AFP)
Jakarta: IDG Capital, Matrix Partner, dan Neo Global Xapita menanamkan investasi sebesar USD20 juta ke KuCoin, bursa cryptocurrency asal Singapura. Tujuannya adalah untuk memperkenalkan cryptocurrency pada lebih banyak orang.

World Economic Forum 2018 memperkirakan, 10 persen dari Produk Domestik Bruto global akan disimpan menggunakan teknologi blockchain. Teknologi ini dianggap akan memiliki dampak layaknya internet. Meski memiliki banyak manfaat, blockchain juga memiliki bahaya tersendiri.

Saat ini, KuCoin memiliki lebih dari lima juta pengguna. Dengan dana segara ini, mereka akan meningkatkan keamanan serta memperluas jangkauan mereka. Selain itu. mereka juga ingin memperkenalkan mata uang virtual ke lebih banyak orang.


“Ini benar-benar merupakan kemitraan yang dinamis dan penting,” ujar CEO KuCoin, Michael Gan.

“Kombinasi keunggulan IDG Capital, Matrix Partners, dan Neo Global Capital akan membantu KuCoin tumbuh secara pesat, meningkatkan pemahaman dan adopsi mata uang virtual oleh jutaan calon pengguna, dan membantu para pengguna untuk dapat lebih efisien dalam menemukan produk-produk terbaik yang tersedia dalam dunia mata uang virtual.”

Menurut Young Guo, Mitra di IDG Capita, menanamkan investasi di KuCoin adalah langkah yang masuk akal.

“IDG Capital telah berinvestasi di perusahaan mata uang virtual sejak 2012 dan melihat potensi dalam industri blockchain sebagai teknologi yang mengubah dunia dan kami ingin terus berada di garis terdepan dari gerakan ini untuk memastikan bahwa proyek resmi yang dipimpin oleh tim dengan integritas tinggi mendapatkan perhatian," kata Guo.

Gan menganggap, KuCoin tidak hanya diuntungkan oleh dana investasi, tapi juga dari kemitraan dengan tiga perusahaan modal ventura.

Beberapa fokus kemitraan antara startup dan perusahaan-perusahaan modal ventural ini adalah untuk mengembangkan platform KuCoin, meningkatkan pelayanan pada pelanggan, meningkatkan riset untuk mencari proyek blockchain terbaik, dan melakukan edukasi juga pelatihan untuk memenuhi permintaan yang ada.

Seiring dengan semakin berkembangnya popularitas cryptocurrency, semakin banyak tuntutan akan pasar tersebut. Hal ini menyebabkan kurangnya tenaga yang berpengalaman dalam industri cryptocurrency. Untuk mengatasi masalah ini, KuCoin akan mengembangkan Blockchain Training Center miliknya.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.