Niantic mendapatkan kucuran dana segar.
Niantic mendapatkan kucuran dana segar.

Developer Pokemon Go Dapat Rp2,7 Triliun

Teknologi games
Ellavie Ichlasa Amalia • 05 Januari 2019 09:06
Jakarta:Niantic, perusahaan di balik Pokemon Go, game Augmented Reality yang sempat menjadi populer pada 2016, kini mendapatkan kucuran dana segar.
 
Startup game AR mobile itu mendapatkan USD190 juta (Rp2,7 triliun), menurut dokumen yang dimasukkan ke Komisi Bursa dan Sekuritas Amerika Serikat pada hari Rabu.
 
Niantic mendapatkan kucuran dana baru ini satu tahun setelah mereka mendapatkan USD200 juta (Rp2,9 triliun) pada pendanaan Seri B, lapor CNET.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Niantic mengatakan, ada 26 investor yang berpartisipasi dalam pengumpulan investasi terbaru ini, yang membuat dana total yang dikumpulkan Niantic mencapai USD415 juta (Rp5,9 triliun). Niantic berusaha mendapatkan dana sebesar USD200 juta, sehingga akan memiliki valuasi USD3,9 miliar (Rp55,6 triliun).
 
Pokemon Go diluncurkan pada Juli 2016. Game itu mencetak banyak rekor, seperti game dengan pendapatan terbanyak pada bulan pertama, game mobile dengan jumlah unduhan paling banyak dalam bulan pertama, dan lain sebagainya.
 
Menurut Apptopia, Pokemon Go hanya memerlukan waktu 811 hari untuk mendapatkan USD2 miliar (Rp28,5 triliun) dari pembalian di aplikasi. Ini menjadikan Pokemon Go sebagai game ketiga tercepat untuk mengumpulkan pendapatan tersebut.
 
Pendanaan ini Niantic dapatkan ketika mereka tengah mempersiapkan diri untuk meluncurkan game mobile AR baru, Harry Potter: Wizards Unite.
 
Pada 2017, Niantic mengumumkan bahwa mereka bekerja sama dengan Warner Bros. untuk membuat game itu. Diperkirakan, game itu akan diluncurkan pada tahun ini, satu tahun lebih lambat dari rencana semula.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi