Samsung dilaporkan bersiap untuk memasuki pasar drone, diindikasikan oleh paten yang didaftarkannya.
Samsung dilaporkan bersiap untuk memasuki pasar drone, diindikasikan oleh paten yang didaftarkannya.

Samsung Berencana Masuki Pasar Drone?

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 27 Desember 2018 11:07
Jakarta: Selama ini, Samsung lebih dikenal masyarakat sebagai produsen smartphone dan peralatan elektronik lainnya. Namun, informasi yang beredar menyebut bahwa Samsung tengah bersiap untuk memasuki pasar drone.
 
Samsung dilaporkan secara aktif mendaftarkan paten drone, dan dokumen paten drone terbarunya telah dirilis oleh US Patents & Trademark Office (USPTO).
 
Hal ini menjadikan Samsung sebagai produsen smartphone pertama yang secara serius mempertimbangkan untuk memasuki pasar drone.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menariknya, Samsung tidak hanya mempertimbangkan sembarang drone. Paten yang didaftarkannya mengungkap bahwa raksasa teknologi asal Korea Selatan ini tengah mengembangkan drone berkemampuan untuk bertransformasi.
 
Hingga saat ini, belum ada perusahaan yang mengembangkan drone dengan kemampuan tersebut. Laporan yang beredar mengindikasikan bahwa drone ini akan kompatibel dan menjadi aksesori untuk generasi selanjutnya dari smartphone lini Galaxy karya Samsung.
 
Pada dokumen paten tersebut, drone dijelaskan memiliki lengan yang dapat dilipat, dan sensor spesifik dalam jumlah besar. Selain sensor kamera, drone ini akan dilengkapi dengan sensor gyro, barometer, kompas, ultrasonik, suhu, berbobot ringan dan sensor ultraviolet.
 
Dokumen paten ini juga menjelaskan bahwa lengan pada drone ini dapat dilipat dan disembunyikan ke dalam badan perangkat. Selain itu, drone akan berbekal teknologi standar lain seperti pengendalian nirkabel menggunakan smartphone, tablet atau PC.
 
Samsung menyebut drone dapat dikendalikan via peralatan elektronik, termasuk peralatan rumah seperti mesin cuci atau kulkas. Selain itu, drone dilengkapi dengan dua kompartemen portabel yang dapat dimasukan atau dikeluarkan dengan gestur geser.
 
Serupa aplikasi drone lainnya, Samsung juga berencana menyematkan fitur pengendalian serupa joystick, yang dapat dimanipulasi via layar smartphone. Pada paten ini, Samsung menyebut pesawat udara tanpa awak (UAV) sebelumnya dikembangkan untuk kepentingan militer.
 
Kini, tambahan sensor kamera pada drone mendorong popularitas perangkat ini pada pasar komersial. Analis komersial menyebut Samsung telah mendaftarkan sejumlah paten desain dan teknologi terkait dengan drone sejak tahun 2016, bertujuan untuk memimpin di ranah teknologi drone.
 
Paten terbaru ini merupakan paten terkait drone kelima yang didaftarkan Samsung pada tahun 2018. Perusahaan asal Korea Selatan ini juga telah mengalahkan IBM sebagai pemegang lisensi paten terbanyak di Amerika Serikat.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif