Kendati dokumen sertifikasi tersebut belum menyebut nama produk secara langsung, nomor modelnya memiliki pola yang serupa dengan generasi Samsung Galaxy SmartTag sebelumnya. Informasi ini menjadi indikasi kuat bahwa Samsung sedang mempersiapkan penerus Galaxy SmartTag 2.
Mengutip Gizmochina, perangkat tersebut sebelumnya dikenal dengan nomor model EI-T5600, sedangkan Galaxy SmartTag generasi pertama menggunakan nomor model EI-T5300. Pola penomoran tersebut memperkuat dugaan bahwa EI-T5900 merupakan Galaxy SmartTag 3 yang selama ini menjadi bahan rumor.
Menariknya, perangkat dengan nomor model yang sama juga telah tercatat dalam basis data sertifikasi FCC Amerika Serikat dengan keterangan Galaxy Smart Tag3. Dokumen FCC menunjukkan bahwa perangkat tersebut telah mendapatkan persetujuan pada tanggal 24 Agustus 2026.
Dokumen FCC tersebut juga menunjukan bahwa perangkat ini diuji untuk konektivitas pada rentang 2.402–2.480 MHz serta transmisi Ultra Wideband (UWB) pada 7.987,2 MHz. Kehadiran sertifikasi dari dua lembaga tersebut menjadi sinyal bahwa pengembangan Galaxy SmartTag 3 kemungkinan sudah memasuki tahap lanjutan.
Namun, Samsung hingga kini belum mengumumkan perangkat tersebut secara resmi, termasuk mengenai tanggal peluncuran dan spesifikasi lengkapnya.
Galaxy SmartTag 3 Diduga Membawa Desain Baru
Selain sertifikasi, Galaxy SmartTag 3 juga dikabarkan membawa perubahan pada desain fisiknya. Jika rumor tersebut akurat, Samsung kemungkinan meninggalkan bentuk memanjang seperti yang digunakan pada Galaxy SmartTag 2 dan mengadopsi desain squircle, yaitu bentuk persegi dengan sudut sangat membulat.Perubahan tersebut akan membuat Galaxy SmartTag 3 terlihat berbeda dibandingkan dengan dua generasi sebelumnya. Galaxy SmartTag pertama memiliki bentuk yang cenderung membulat, sementara Galaxy SmartTag 2 mengusung desain lebih panjang dan menyerupai kapsul.
Desain squircle juga dinilai lebih sesuai dengan bahasa desain Samsung pada beberapa produk terbarunya. Gaya sudut membulat telah digunakan Samsung pada sejumlah elemen antarmuka One UI serta perangkat Galaxy Watch.
Karena itu, jika rumor tersebut benar, desain baru SmartTag 3 dapat membuat perangkat pelacak ini terlihat lebih selaras dengan ekosistem Galaxy saat ini. Meski demikian, informasi mengenai desain tersebut masih berada dalam kategori rumor.
Belum tersedia gambar resmi maupun pernyataan Samsung yang mengonfirmasi bentuk final Galaxy SmartTag 3.
Dukungan UWB Terindikasi dari Sertifikasi FCC
Salah satu informasi penting dari dokumen FCC adalah keberadaan dukungan Ultra Wideband (UWB). FCC mencatat Galaxy Smart Tag3 sebagai perangkat pemancar UWB dengan frekuensi 7.987,2 MHz.Perangkat yang sama juga tercatat memiliki transmisi pada rentang 2,4 GHz yang digunakan untuk komunikasi nirkabel. Dukungan UWB bukan hal baru dalam lini SmartTag. Galaxy SmartTag 2 yang saat ini dijual Samsung juga telah mendukung Bluetooth Low Energy 5.3 dan UWB.
Samsung mencantumkan jangkauan Bluetooth hingga 120 meter, baterai CR2032 yang dapat diganti, serta daya tahan hingga 500 hari dalam penggunaan normal. Pada Galaxy SmartTag 2, UWB digunakan untuk membantu menemukan perangkat secara lebih presisi melalui fitur seperti Compass View pada perangkat Galaxy yang kompatibel.
Samsung juga menyediakan fitur Search Nearby dan SmartThings Find untuk membantu pengguna menemukan barang yang dipasangi SmartTag. Dengan adanya sertifikasi UWB pada Galaxy SmartTag 3, teknologi tersebut berpeluang kembali menjadi bagian penting dari perangkat generasi berikutnya.
Namun, belum diketahui Samsung akan menghadirkan peningkatan pada tingkat akurasi, jangkauan, konsumsi daya, atau kemampuan pencarian dibandingkan dengan SmartTag 2.
Spesifikasi dan Harga Masih Belum Terungkap
Kendati sertifikasi mulai bermunculan, sebagian besar informasi mengenai Galaxy SmartTag 3 masih belum diketahui. Samsung belum mengungkap kapasitas baterai, daya tahan baterai, dimensi, bobot, tingkat ketahanan terhadap air dan debu, maupun fitur baru yang mungkin dibawa perangkat tersebut.Sebagai pembanding, Galaxy SmartTag 2 memiliki ukuran 28,8 x 52,44 x 8 mm dengan bobot 13,75 gram. Perangkat tersebut menggunakan baterai CR2032 yang dapat diganti dan memiliki rating IP67 untuk ketahanan terhadap debu dan air.
Samsung juga belum mengumumkan harga Galaxy SmartTag 3. Karena perangkat tersebut diperkirakan menjadi penerus langsung SmartTag 2, harga peluncurannya berpotensi akan menjadi salah satu informasi yang paling ditunggu, terutama bagi pengguna ekosistem Galaxy yang mempertimbangkan untuk mengganti perangkat pelacak mereka.
Dengan sertifikasi Korea Selatan dan FCC yang sudah muncul, peluncuran Galaxy SmartTag 3 memang terlihat semakin dekat. Namun, sertifikasi tidak secara otomatis berarti Samsung akan segera mengumumkan produk tersebut.
Jadwal resmi, harga, fitur, serta ketersediaan regional masih harus menunggu pengumuman dari Samsung. Untuk saat ini, Galaxy SmartTag 3 dapat dikatakan sedang dalam tahap persiapan menuju peluncuran, dengan nomor model EI-T5900 menjadi petunjuk paling kuat mengenai keberadaannya.
Jika rumor mengenai desain squircle dan dukungan UWB terbukti benar, Samsung berpotensi menghadirkan perubahan desain sekaligus mempertahankan salah satu teknologi utama dari Galaxy SmartTag 2.