YouTube mulai meluncurkan kembali fitur Direct Messaging secara global dan pengguna kini bisa berbagi video dan mengobrol langsung di dalam aplikasi.
YouTube mulai meluncurkan kembali fitur Direct Messaging secara global dan pengguna kini bisa berbagi video dan mengobrol langsung di dalam aplikasi.

YouTube Mulai Gulirkan Fitur Pesan Langsung ke Lebih Banyak Pengguna Global

Lufthi Anggraeni • 12 Juni 2026 08:45
Ringkasnya gini..
  • YouTube mulai meluncurkan kembali fitur pesan langsung (Direct Messaging/DM) kepada pengguna di Amerika Serikat dan sejumlah wilayah lain secara global.
  • Pengguna berusia 18 tahun ke atas dapat berbagi video dan mengobrol langsung di dalam aplikasi tanpa perlu berpindah ke platform lain.
  • Fitur ini hadir dengan sistem undangan, verifikasi usia, serta pengawasan berdasarkan pedoman komunitas YouTube.
Jakarta: YouTube kembali menghadirkan fitur pesan langsung atau Direct Messaging (DM) setelah sebelumnya menghentikan layanan serupa pada tahun 2019. Kali ini, platform video milik Google tersebut mulai memperluas peluncuran fitur tersebut ke pengguna di Amerika Serikat dan sejumlah wilayah lain di dunia setelah melalui tahap pengujian selama beberapa bulan.
 
Mengutip The Verge, fitur ini memungkinkan pengguna berbagi video, Shorts, maupun siaran langsung langsung dari dalam aplikasi YouTube sambil melakukan percakapan dengan pengguna lain. Dengan demikian, pengguna tidak lagi harus menyalin tautan video dan mengirimkannya melalui aplikasi pesan pihak ketiga.
 
Berbeda dari layanan pesan instan pada umumnya, sistem DM baru YouTube mengharuskan pengguna mengirimkan tautan undangan terlebih dahulu kepada orang yang ingin diajak mengobrol. Setelah menerima undangan, penerima dapat memilih untuk menerima atau menolak permintaan tersebut.

Fitur pesan dapat diakses melalui ikon Messages di aplikasi YouTube. Dari sana, pengguna dapat membuat undangan percakapan dan membagikannya melalui platform lain sebelum komunikasi berlangsung langsung di dalam YouTube.
 
Pendekatan ini dinilai sebagai upaya YouTube untuk mendorong interaksi dengan orang yang sudah dikenal pengguna, bukan membuka jalur komunikasi bebas dengan pengguna acak di platform. Pada tahap awal, fitur DM hanya tersedia bagi pengguna yang berusia minimal 18 tahun dan telah menyelesaikan proses verifikasi usia pada akun Google mereka.
 
Selain itu, pengguna juga perlu memiliki kanal YouTube agar dapat memanfaatkan fitur tersebut. YouTube pertama kali menguji fitur ini di Irlandia dan Polandia pada akhir 2025 sebelum memperluasnya ke lebih dari 30 negara di Eropa pada awal tahun 2026.
 
Respons positif dari pengguna selama masa pengujian disebut menjadi salah satu alasan perusahaan memperluas jangkauan fitur tersebut ke lebih banyak wilayah. Kendati menghadirkan percakapan pribadi, YouTube menegaskan bahwa seluruh pesan dan konten yang dibagikan melalui fitur ini tetap tunduk pada Pedoman Komunitas YouTube.
 
YouTube juga menyebut bahwa pesan dapat ditinjau apabila diperlukan untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan platform. Pengguna juga diberikan opsi untuk memblokir atau melaporkan akun lain apabila terjadi penyalahgunaan selama percakapan berlangsung.
 
Langkah tersebut diambil untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna saat berinteraksi melalui fitur baru ini. Kembalinya fitur DM menunjukkan perubahan strategi YouTube yang kini ingin menghadirkan pengalaman berbagi konten secara lebih terpadu.
 
Jika sebelumnya pengguna harus berpindah ke WhatsApp, Telegram, atau aplikasi lain untuk mendiskusikan video, kini seluruh proses dapat dilakukan langsung di dalam aplikasi YouTube. YouTube menyebut fitur pesan langsung merupakan salah satu fitur yang paling banyak diminta pengguna dalam beberapa tahun terakhir.
 
Perusahaan juga mengindikasikan bahwa pengujian dan ekspansi akan terus berlanjut ke lebih banyak negara apabila respons pengguna tetap positif.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA