Lenovo ThinkAgile VX850 V4
Lenovo ThinkAgile VX850 V4

Solusi Infrastruktur Virtualisasi Terbaru Lenovo untuk Persiapan Era AI

Mohamad Mamduh • 05 Oktober 2026 16:05
Ringkasnya gini..
  • Di tengah lanskap teknologi informasi yang terus berkembang pesat, perusahaan dituntut untuk memiliki infrastruktur yang efisien namun tetap adaptif.
  • Lenovo juga memperluas portofolio Lenovo Express Solutions melalui program Lenovo Top Choice Express.
  • XClarity Controller 3 dan XClarity One menerapkan standar terbuka guna memudahkan konsolidasi operasional tanpa terikat pada satu vendor tertentu.
Jakarta: Lenovo resmi mengumumkan rangkaian solusi dan layanan infrastruktur terbaru yang dirancang untuk membantu perusahaan memodernisasi fondasi teknologi di balik lingkungan virtualisasi mereka sekaligus mempersiapkan kebutuhan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Langkah strategis ini menghadirkan portofolio yang diperluas untuk memberikan fleksibilitas, ketahanan, serta kendali yang lebih besar bagi organisasi dalam mengoperasikan beban kerja yang semakin kompleks.

Di tengah lanskap teknologi informasi yang terus berkembang pesat, perusahaan dituntut untuk memiliki infrastruktur yang efisien namun tetap adaptif. Lenovo menjawab tantangan tersebut dengan memperkenalkan Lenovo ThinkAgile VX850 V4, sebuah solusi infrastruktur khusus yang didesain untuk lingkungan perusahaan ter-virtualisasi tinggi dan beban kerja yang berat.

Sistem ini dioptimalkan untuk menangani pemrosesan dalam memori (in-memory workloads) serta mengelola data terstruktur maupun tidak terstruktur. Dengan mengintegrasikan platform ini, organisasi dapat menyatukan aplikasi bisnis penting saat ini sekaligus menyiapkan kapasitas komputasi yang siap menampung integrasi AI di masa mendatang.

Selain perangkat keras, Lenovo memperkuat dukungannya melalui Lenovo Premier Deploy for Infrastructure guna mempercepat proses peralihan dari tahap penyediaan hingga operasional siap produksi. Layanan deployment terstruktur ini hadir dalam tiga tingkatan utama. Standard Deploy, yang mencakup persiapan dasar serta instalasi perangkat keras oleh tenaga ahli.

Ketiga ada Premier Deploy, yang melengkapi instalasi dengan dukungan implementasi serta proses serah terima operasional secara menyeluruh. Lalu Premier Deploy Plus, yang menambahkan pemantauan pasca-deployment lebih luas dan asesmen kesehatan infrastruktur selama satu tahun untuk mendeteksi potensi kendala sejak dini.

Untuk mempermudah implementasi tanpa risiko kompleksitas rakitan mandiri (do-it-yourself), Lenovo juga memperluas portofolio Lenovo Express Solutions melalui program Lenovo Top Choice Express.

Solusi ini menyediakan konfigurasi infrastruktur yang telah tervalidasi sebelumnya (pre-validated) dengan menggabungkan teknologi Lenovo dan berbagai platform perangkat lunak terkemuka. Pilihan jalur modernisasi yang fleksibel ini mencakup integrasi bersama Microsoft Hyper-V, Red Hat OpenShift Virtualization, Microsoft Azure Local melalui ThinkAgile MX V4, Nutanix Compute Cluster, hingga SUSE Virtualization pada platform ThinkSystem V4.

Keamanan dan ketahanan data turut menjadi fokus utama dalam pembaruan ini. Solusi penyimpanan Lenovo ThinkSystem Storage dan ThinkAgile HCI telah dibekali kapabilitas cyber resilience terintegrasi untuk memperkuat perlindungan serta pemulihan dari potensi serangan ransomware.

Sementara itu, alat pengelolaan XClarity Controller 3 dan XClarity One menerapkan standar terbuka guna memudahkan konsolidasi operasional tanpa terikat pada satu vendor tertentu.

Vice President Infrastructure Solutions Group Lenovo, Scott Patti, menegaskan bahwa inovasi ini memberikan kebebasan bagi organisasi untuk membangun fondasi TI yang tangguh dan siap tumbuh bersama kebutuhan AI.

Dukungan senada disampaikan oleh Matt Eastwood dari IDC, yang menilai bahwa pendekatan ekosistem terbuka Lenovo memungkinkan perusahaan melakukan modernisasi secara bertahap pada infrastruktur yang sudah ada tanpa perlu memulai dari awal.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA