Ilustrasi: Salesforce
Ilustrasi: Salesforce

Enterprise AI Harness Salesforce Dukung Era Agentic Enterprise

Mohamad Mamduh • 24 September 2026 19:46
Ringkasnya gini..
  • Kapabilitas tata kelola bertugas mengelola data serta kebijakan melalui pelacakan asal-usul informasi dan pemantauan kualitas jawaban.
  • Enterprise AI Harness mendukung integrasi luas melalui antarmuka pemrograman aplikasi, protokol khusus, serta plug-in.
  • Teknologi inti yang menjadi fondasi utama Enterprise AI Harness telah tersedia saat ini bagi para pengguna.
Jakarta: Salesforce resmi memperkenalkan Enterprise AI Harness, sebuah arsitektur baru yang dirancang untuk memberikan pemahaman bersama tentang pelanggan dan bisnis kepada kecerdasan buatan secara tepercaya. Ini guna menjawab tantangan integrasi agen kecerdasan buatan yang kian kompleks di alur kerja perusahaan modern.

Melalui fondasi ini, organisasi dapat memastikan agen dapat bernalar, mengambil tindakan, dan beroperasi secara andal serta aman sesuai kontrol internal perusahaan tanpa harus mengelola kemampuan tersebut secara terpisah untuk setiap sistem.

Enterprise AI Harness dari Salesforce menyatukan enam kapabilitas utama yang mencakup konteks, agensi, tindakan, tata kelola, keamanan, dan model tepercaya. Kapabilitas konteks menyatukan data pelanggan, metadata, semantik, serta sinyal langsung untuk memberikan pemahaman bisnis yang komprehensif.

Kapabilitas agensi memberikan kemampuan bernalar dan menyusun rencana dengan memadukan fleksibilitas kecerdasan buatan dan kontrol deterministik. Sementara itu, kapabilitas tindakan menghubungkan agen secara aman ke alur kerja, aplikasi, dan sistem operasional untuk mengeksekusi tugas secara nyata.

Dari sisi pengawasan, kapabilitas tata kelola bertugas mengelola data serta kebijakan melalui pelacakan asal-usul informasi dan pemantauan kualitas jawaban. Kapabilitas keamanan menerapkan identitas, izin akses, privasi, dan perlindungan tingkat lanjut pada data maupun tindakan agen. Terakhir, kapabilitas model memberikan kebebasan bagi perusahaan untuk memilih dan mengintegrasikan model terbaik berdasarkan tingkat akurasi, kinerja, dan biaya yang paling efisien. Seluruh kapabilitas ini dibangun di atas arsitektur bersama yang dapat dikombinasikan secara fleksibel.

Guna memberikan visibilitas menyeluruh, Salesforce juga menghadirkan AI Control Plane baru. Fitur ini berfungsi sebagai pusat kendali tunggal bagi perusahaan untuk mendaftarkan, mengelola, serta mengevaluasi kinerja agen dan kecerdasan buatan, baik buatan Salesforce maupun pihak ketiga. Dengan pusat kendali ini, organisasi dapat mengamati perilaku agen, menerapkan kebijakan keamanan, dan mengendalikan biaya operasional di seluruh lini bisnis tanpa kerumitan teknis.

Dirancang dengan pendekatan arsitektur terbuka, Enterprise AI Harness mendukung integrasi luas melalui antarmuka pemrograman aplikasi, protokol khusus, serta plug-in. Hal ini memungkinkan berbagai kapabilitas Salesforce pemanfaatannya tidak hanya terbatas pada aplikasi tradisional, melainkan dapat digunakan langsung di berbagai antarmuka kerja harian seperti Slack, Claude, Microsoft Teams, hingga Agentforce.

Rohan Kumar, President, Chief Platform and Engineering Officer Salesforce, menyatakan bahwa hal utama yang membedakan sebuah perusahaan di era kecerdasan buatan bukanlah model yang digunakan, melainkan konteks tepercaya milik perusahaan yang diberikan kepada kecerdasan tersebut untuk diubah secara aman menjadi tindakan nyata.

Dukungan juga datang dari Shawn Malhotra selaku CTO Rocket Mortgage yang menyambut positif kehadiran arsitektur terbuka ini karena memberikan kebebasan bagi perusahaan untuk beradaptasi tanpa terikat pada satu sistem tertutup.

Teknologi inti yang menjadi fondasi utama Enterprise AI Harness telah tersedia saat ini bagi para pengguna. Sementara itu, kapabilitas baru dan pengalaman terpadu dijadwalkan mulai diluncurkan secara bertahap pada awal tahun fiskal 2028. Pelanggan Salesforce dapat meningkatkan investasi yang memenuhi syarat untuk membuka berbagai fungsi baru tersebut saat resmi dirilis di pasaran.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA