Ilustrasi: Alibaba Cloud
Ilustrasi: Alibaba Cloud

Alibaba Cloud Kukuhkan Dominasi Agentic AI di Asia Oseania 2026

Mohamad Mamduh • 01 Juli 2026 23:19
Ringkasnya gini..
  • Dalam penilaian sistematis oleh Omdia, Alibaba Cloud berhasil meraih peringkat tertinggi pada enam dari sembilan aspek kunci.
  • Pertumbuhan pesat pasar agentic AI di wilayah Asia dan Oseania, dengan nilai yang diperkirakan melonjak dari USD782 juta pada 2025.
  • Selain itu, diluncurkan pula Panjiu AL128 Supernode Server untuk mendukung pelatihan model berskala besar serta platform Qwen Cloud.
Jakarta: Alibaba Cloud dinobatkan sebagai Leader dalam laporan terbaru Omdia Market Radar: Agentic AI Cloud Titans in Asia & Oceania, 2026. Pencapaian ini menegaskan posisi Alibaba Cloud sebagai pionir dalam menghadirkan paradigma full-stack agentic AI pertama di industri yang mampu mentransformasi ekosistem cloud secara menyeluruh.
 
Dalam penilaian sistematis oleh Omdia, Alibaba Cloud berhasil meraih peringkat tertinggi pada enam dari sembilan aspek kunci. Aspek-aspek tersebut meliputi Agent Infrastructure, Model Services & Development Tools, Agent Development Suite, Native Agent Support, Security for Agentic AI, dan Open-Source Model. Keunggulan ini menempatkan Alibaba Cloud sebagai penyedia layanan dengan kapabilitas terlengkap di setiap lapisan ekosistem AI, mulai dari infrastruktur hingga aplikasi.
 
Dr. Feifei Li, Chief Technology Officer Alibaba Cloud Intelligence, menyatakan bahwa pengakuan ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam memimpin babak baru kecerdasan buatan. "Kami tidak lagi sekadar membangun alat, tetapi membentuk kembali ekosistem cloud melalui infrastruktur yang aman dan native guna menciptakan dampak bisnis nyata bagi enterprise dan developer," ungkapnya.

Laporan Omdia juga memproyeksikan pertumbuhan pesat pasar agentic AI di wilayah Asia dan Oseania, dengan nilai yang diperkirakan melonjak dari USD782 juta pada 2025 menjadi USD11,2 miliar pada 2030. Lonjakan ini didorong oleh adopsi besar-besaran di sektor teknologi informasi, layanan keuangan, dan ritel.
 
Guna mendukung kebutuhan komputasi yang masif di era baru ini, Alibaba Cloud telah memperkenalkan serangkaian inovasi mutakhir. Salah satu yang menonjol adalah model Qwen3.7-Max yang dirancang untuk tugas-tugas kompleks seperti agentic coding tingkat lanjut dan penalaran jangka panjang.
 
Selain itu, diluncurkan pula Panjiu AL128 Supernode Server untuk mendukung pelatihan model berskala besar serta platform Qwen Cloud yang mempermudah bisnis dalam mengakses layanan AI-native secara mulus.
 
Alibaba Cloud juga memperkenalkan portal Skills baru yang mengubah kapabilitas lebih dari 60 produk cloud ke format yang kompatibel dengan agen AI. Melalui pendekatan ini, agen AI dapat mengelola sumber daya cloud seperti database dan keamanan secara natural, membantu perusahaan mengelola lingkungan digital yang rumit dengan jauh lebih efisien.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA