Di kelas harga ini, Asus masih menjadi salah satu produsen yang menawarkan banyak pilihan dengan spesifikasi yang cukup kompetitif.
Meski belum ditujukan untuk proses editing video profesional beresolusi tinggi, sejumlah laptop Asus di rentang harga Rp5 jutaan sudah sanggup menjalankan aplikasi seperti CapCut Desktop, Filmora, Adobe Premiere Pro untuk proyek ringan, maupun DaVinci Resolve dengan pengaturan tertentu.
Kunci memilih laptop editing di kelas harga ini bukan hanya melihat kapasitas RAM, tetapi juga jenis prosesor dan penggunaan SSD agar proses membuka aplikasi, rendering, hingga multitasking tetap nyaman.
Berikut beberapa laptop Asus Rp5 jutaan yang masih layak dipertimbangkan pada 2026.
Asus VivoBook Go 14
Asus VivoBook Go 14 menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelasnya. Laptop ini menggunakan prosesor AMD Ryzen 3 yang dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR5, sehingga menawarkan performa yang lebih responsif dibanding banyak laptop entry-level lainnya.Konfigurasi tersebut sudah cukup untuk mengedit video Full HD dengan durasi pendek, membuat thumbnail, hingga menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan tanpa terasa terlalu berat.
Desainnya juga ringkas dan ringan sehingga nyaman dibawa bekerja dari kafe, kampus, maupun saat bepergian.
Harga baru laptop ini umumnya berada di kisaran Rp5,9 juta hingga Rp6,7 juta, sedangkan unit bekas masih banyak ditemukan di rentang Rp4,5 juta hingga Rp5,9 juta.
Asus A509FA
Bagi pengguna yang lebih mengutamakan laptop serbaguna, Asus A509FA masih menjadi pilihan menarik.Laptop ini mengandalkan penyimpanan SSD yang membuat proses booting Windows maupun membuka aplikasi editing terasa lebih cepat dibanding laptop yang masih menggunakan hard disk konvensional.
Selain untuk editing video ringan, perangkat ini juga nyaman dipakai bekerja menggunakan Microsoft Office, browsing dengan banyak tab, hingga streaming.
Di pasaran Indonesia, harga barunya berkisar Rp4,4 juta sampai Rp5,7 juta, sedangkan versi bekasnya umumnya dijual sekitar Rp3,3 juta hingga Rp4,7 juta.
Asus VivoBook 14 N4020
Untuk pengguna yang baru belajar editing video sederhana, Asus VivoBook 14 N4020 masih bisa menjadi alternatif.Laptop ini hadir dengan RAM 8 GB dan penyimpanan SSD hingga 512 GB, sehingga tetap terasa responsif untuk kebutuhan dasar seperti editing video pendek, mengetik dokumen, hingga aktivitas belajar daring.
Layar Full HD berukuran 14 inci juga memberikan tampilan yang cukup nyaman ketika menyusun timeline video maupun mengedit foto.
Harga barunya berada di kisaran Rp4,9 juta hingga Rp5,2 juta, sementara unit bekas banyak dipasarkan mulai Rp2,9 juta sampai Rp3,5 juta.
Asus VivoBook 14 Ryzen 3
Jika fokus utama adalah proses editing yang sedikit lebih berat, VivoBook 14 versi AMD Ryzen 3 layak dipertimbangkan.Chipset Ryzen dipadukan dengan grafis Radeon mampu memberikan performa yang lebih stabil saat melakukan rendering video ringan maupun mengolah foto beresolusi tinggi.
Laptop ini juga menawarkan layar dengan cakupan warna 45 persen NTSC, yang cukup membantu ketika melakukan penyuntingan visual untuk media sosial.
Harga barunya berkisar Rp5,9 juta hingga Rp6,7 juta, sedangkan harga bekasnya berada di rentang Rp4,5 juta sampai Rp5,3 juta.
Asus VivoBook 15
Bagi pengguna yang lebih nyaman bekerja di layar besar, Asus VivoBook 15 bisa menjadi pilihan. Laptop ini menggunakan layar 15,6 inci sehingga area kerja terasa lebih lega ketika membuka timeline video, panel editing, maupun beberapa jendela aplikasi sekaligus.Perangkat ini ditenagai prosesor Intel Core i3 Generasi ke-10, yang masih cukup memadai untuk pekerjaan harian, multitasking, hingga editing video ringan.
Harga baru Asus VivoBook 15 saat ini berkisar Rp4,9 juta hingga Rp6,9 juta, sedangkan versi bekasnya umumnya dijual antara Rp3,2 juta sampai Rp4 juta.
Pilih RAM 8 GB dan SSD untuk Editing yang Lebih Nyaman
Jika tujuan utama membeli laptop adalah mengedit video, ada beberapa spesifikasi yang sebaiknya diprioritaskan.Prosesor AMD Ryzen 3 atau Intel Core i3 menjadi pilihan minimum yang masih layak digunakan pada 2026. Selain itu, kapasitas RAM minimal 8 GB juga penting agar proses multitasking berjalan lebih lancar.
Penggunaan SSD juga sangat disarankan karena memberikan peningkatan performa yang signifikan dibanding hard disk biasa, mulai dari waktu booting hingga proses membuka proyek editing.
Apabila memiliki anggaran lebih, memilih varian dengan penyimpanan lebih besar akan memberikan ruang yang cukup untuk menyimpan file video yang umumnya berukuran besar.
Dengan spesifikasi tersebut, laptop Asus di kelas Rp5 jutaan masih mampu menjadi perangkat produktivitas yang andal bagi mahasiswa, pekerja kreatif, hingga content creator pemula yang ingin mulai mengembangkan kemampuan editing video.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda