HTC merumahkan 1.500 karyawannya. (AFP PHOTO / Josep LAGO)
HTC merumahkan 1.500 karyawannya. (AFP PHOTO / Josep LAGO)

HTC Rumahkan 1.500 Karyawan

Ellavie Ichlasa Amalia • 03 Juli 2018 11:14
Jakarta: HTC merumahkan 1.500 karyawan dari divisi manufaktur mereka di Taiwan. Tujuannya adalah untuk memulihkan keuangan mereka, yang terus memburuk selama beberapa kuartal terakhir.
 
1.500 orang yang HTC pecat merupakan 22 persen dari total pekerjanya. Ini adalah pengurangan yang cukup signifikan. HTC tampaknnya tengah berusaha untuk mencari cara agar mereka bisa bertahan melewati masa-masa sulit ini.
 
Satu hal penting yang harus diingat adalah 1.500 yang HTC pecat bukan bagian dari tim desain mereka -- yang beranggotakan 2.000 orang -- yang akhirnya dibeli oleh Google senilai USD1,1 miliar pada bulan Januari, lapor The Verge.

Meskipun begitu, fakta bahwa HTC memutuskan untuk menjual sebagian besar tim desain mereka bukanlah kabar baik untuk perusahhaan tersebut.
 
Seolah itu tidak cukup buruk, ini bukan pertama kalinya HTC memecat karyawannya pada tahun ini. Pada bulan Februari lalu, HTC juga merumahkan beberapa karyawan dari markas mereka di Amerika Serikat.
 
Ketika itu, HTC memang tengah melakukan restrukturisasi untuk menggabungkan divisi VR dan divisi smartphone mereka.
 
Dengan akuisisi oleh Google dan pemecatan karyawannnya, tampaknya, HTC berusaha fokus pada industri VR dan tidak lagi mencoba  bersaing dalam industri smartphone yang sangat kompetitif.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA