Mengutip GSM Arena, smartphone unggulan baru HTC ini disebut akan menjadi perangkat unggulan sejak HTC U12+ yang merilis pada tahun 2018 lalu. Perangkat unggulan HTC ini akan terfokus pada teknologi VR dan AR dengan integrasi mendalam dengan platform metaverse open-source, bertajuk Viveverse.
Informasi ini menarik perhatian sejumlah pihak mengingat HTC menjual bagian besar bisnis smartphone miliknya kepada Google pada tahun 2018 lalu, dan sejak saat itu HTC merilis ponsel Android kelas menengah dan low-end di pasar terbatas.
Sebelumnya, HTC merulus earphone TWS terbaru, bertajuk True Wireless Earbuds Plus. Perangkat ini hadir dengan desain in-ear dengan bagian karet dan bagian batang pendek dan sasis berbaterai yang diklaim mampu meningkatkan daya tahan baterai hingga 86 jam untuk mendengarkan musik.
Baterai yang membekali HTC TWS Plus ini diklaim mampu bertahan selama 4,5 jam dengan fitur ANC aktif dan satu jam lebih lama dengan fitur Noise Cancelling nonaktif. HTC TWS Plus didukung IPX5 serta ditawarkan dalam pilihan warna hitam dan putih seharga GBP69 (Rp1,3 juta) di Inggris.
Sementara itu, HTC secara resmi mengumumkan headset VR terbaru bertajuk Vive Flow. HTC Vive Flow merupakan headset yang dikenakan layaknya kacamata, dengan bobot ringan seberat 189 gram.
Perangkat ini berbekal speaker terintegrasi ganda, dua mikrofon dengan teknologi echo dan noise cancellation. HTC Vive Flow juga berbekal dukungan untuk teknologi audio via Bluetooth. Perangkat ini tersedia dengan bekal ruang penyimpanan internal 64GB dan RAM berkapasitas sebesar 4GB.
Perangkat ini hadir dengan layar beresolusi 1600 x 1600 piksel, refresh rate 75Hz dengan ruang pandang seluar 100 derajat. Selain itu, Vive Live juga berbekal kipas terintegrasi, bertugas menarik udara dari sekitar wajah dan udara bersuhu hangat akan didorong dari bagian atas ventilasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News