Sebagai informasi, LlabTooFeR memiliki riwayat baik terkait bocoran informasi perangkat karya HTC. Mengutip GSM Arena, smartphone ini mengusung kodenama Bayamo namun secara komersial akan disebut dengan nama Desire 20 Pro.
Perangkat ini hadir dengan desain belakang serupa Xiaomi Mi 10 dan dikabarkan berbekal kamera yang tersemat di sudut kiri atas, dengan modul terpisah di luar kumpulan kamera. Sementara itu bagian depan ponsel ini disebut serupa OnePlus 8, dan berbekal jack headphone 3,5mm.
Informasi HTC Desire 20 Pro juga muncul pada situs GeekBench, yang mengunggah angka kelas menengahnya. Nilai yang diperoleh perangkat ini serupa dengan perolehan nilai dari chipset MediaTek Helio G80 dan Exynos 9611.
Namun informasi pada situs benchmark Geekbench menyebut smartphone ini didukung platform Qualcomm, termasuk Snapdragon 660 dan 665. Dan hasil nilai Geekbench pra-rilis kerap menampilkan spesifikasi lebih rendah dari yang dicantumkan pada software versi akhir.
HTC Desire 20 Pro ini disebut didukung RAM 6GB sehingga perangkat ini merupakan perangkat kelas menengah. Sebelumnya, HTC merilis laporan pendapatan bulannya, menyebut bahwa pendapatan terkonsolidasi tanpa audit untuk bulan Februari 2020 sebesar NTD0,42 miliar atau sekitar sedikit lebih dari USD14 juta (Rp202,8 miliar).
Pendapatan ini menurun hampir 33 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2019 lalu, dan menurun 12 persen dari bulan Januari lalu. Selain itu, laporan pendapatan ini juga melanjutkan penurunan yang telah dialami produsen asal Taiwan ini selama beberapa tahun terakhir.
Meskipun demikian, HTC belum menunjukan tanda akan menyerah dalam waktu dekat, sebab pada bulan Februari lalu, perusahaan ini merilis smartphone entry-level terbarunya bertajuk Wildfire R70 untuk pasar India dan Thailand.
Sementara itu, HTC merilis laporan keuangan untuk tahun 2019, menampilkan perolehan pendapatan sebesar USD330 juta (Rp4,5 juta). Perolehan ini menurun hampir sebesar 58 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018.
Selain itu, pendapatan ini juga menurun sebesar 84 persen jika dibandingkan dengan tahun 2017. HTC berhasil meningkatkan performa perusahaannya jika dibandingkan dengan tahun 2018 hanya pada bulan September, saat mengumumkan peningkatan sebesar 1,53 persen, namun kembali mengalami penurunan pada sisa tahun tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News