NEWSTICKER
Google merilis aplikasi Camera Go untuk merayakan 100 juta pengguna aktif di seluruh dunia.
Google merilis aplikasi Camera Go untuk merayakan 100 juta pengguna aktif di seluruh dunia.

Rayakan 100 Juta Pengguna Android Go, Google Rilis Aplikasi Camera Go

Teknologi teknologi google
Lufthi Anggraeni • 21 Maret 2020 09:04
Jakarta: Android Go Edition telah mencapai 100 juta pengguna aktif di seluruh dunia sejak diperkenalkan pada akhir tahun 2017 lalu. Android Go telah menyebar di lebih dari 180 negara dan telah memiliki berbagai pilihan ponsel yang dapat dipilih.
 
Sebagai informasi, sistem operasi ini mendukung lebih dari 1.600 model smartphone berbeda. Dan Google terus merilis aplikasi baru untuk platform ini, yang dioptimalkan untuk ponsel dengan CPU dan RAM rendah.
 
Aplikasi terbaru yang dirilis Google untuk perangkat Android Go adalah Camera Go. Aplikasi ini memiliki antarmuka pengguna sederhana dan berbekal fitur mode portrait yang dikembangkan oleh Google. Aplikasi ini bahkan diklaim dapat dimanfaatkan pada ponsel seharga USD50 (Rp788.969) hingga USD60 (Rp946.762).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Google juga mengumumkan bahwa kerja samanya dengan Safaricom asal Kenya menghadirkan 900 ribu ponsel Android Go Edition ke negara tersebut. Kampanye Life is Digital termasuk paket data berkapasitas 500MB untuk 6 bulan.
 
Sebelumnya, Google meluncurkan lencana Works with Chromebook baru untuk aksesori yang tersertifikasi guna kompatibel dengan Chromebooks. Sertifikasi ini akan disematkan di charger, mouse, keyboard, adapter daya, dan lainnya.
 
Dalam unggahan di blog resmi Google, Program Manager Works with Chromebook Kevin Ngo menyebut telah menguji aksesori ini guna memastikan aksesori sesuai dengan standar kompatibilitas Chromebook.
 
Ngo juga menyebut bahwa saat menemukan lencana ini, pengguna dapat meyakini bahwa produk aksesori akan bekerja dengan mulus dan tidak akan mengalami tanpa kendala saat digunakan dengan Chromebook.
 
Sementara itu, Google mengumumkan fitur untuk Google Maps, berkemampuan untuk memberitahukan konsumen terkait perubahan jam operasional dari bisnis pengguna. Kehadiran fitur ini menjadi tanggapan lain dari Google terkait dengan penyebaran virus korona yang telah menjadi pandemi.
 
Melalui unggahan terbaru di halaman pendukung Google My Business, Google menyebut bahwa pemilik bisnis dapat mengubah profil Google My Business mereka untuk menyediakan informasi terkait kepada pelanggan.
 
Dalam profil, pemilik bisnis dapat mengubah jam operasional bisnis mereka, memperbarui deskripsi bisnis dengan menambahkan penawaran layanan ekstra, tindakan pencegahan atau penundaan, atau memperbarui nomor kontak.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif