Google mengumumkan akan tetap bekerja sama dengan Huawei selama 90 hari mendatang.
Google mengumumkan akan tetap bekerja sama dengan Huawei selama 90 hari mendatang.

Google Patuhi Trump dan Beri Waktu Kepada Huawei

Teknologi google
Lufthi Anggraeni • 23 Mei 2019 08:39
Jakarta: Pemerintahan Presiden Trump memberikan Huawei izin selama tiga bulan untuk dapat mengakses komponen dan bagian asal Amerika Serikat yang dibutuhkan guna menjaga dan mendukung operasional peralatan dan jaringan saat ini secara penuh.
 
Komponen dan bagian yang dimaksud tersebut dilaporkan Phone Arena, termasuk update dan patch. Hal ini mengarahkan perhatian dunia kepada Google, menantikan keputusan yang akan diambil raksasa software setelah sebelumnya memutuskan kerja sama dengan Huawei.
 
Pemutusan kerja sama tersebut berakibat menghalangi Huawei untuk mengakses Google Play Store pada ponsel karyanya di masa mendatang, serta keuntungan lain terkait dengan lisensi dengan Google.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kini, Google mengumumkan bahwa perusahaannya akan terus bekerja sama dengan Huawei selama 90 hari mendatang, dan berjanji untuk mengirimkan update kepada ponsel Android karya perusahaan asal Tiongkok tersebut, hingga tanggal 19 Agustus mendatang.
 
Departemen Perdagangan Amerika Serikat menyebut masih mempertimbangkan untuk menentukan waktu berlakunya pengecualian sementara ini.
 
Pada hari Kamis pekan lalu, badan pemerintahan Amerika Serikat ini menempatkan Huawei dan 68 instansi terkait pada daftar Bureau of Industry and Security (BIS) Entity.
 
Hal ini mencegah produsen asal Tiongkok tersebut memperoleh komponen yang berasal dari Amerika Serikat, tanpa izin yang diberikan oleh pemerintah. Keputusan tersebut dilandasi oleh pertimbangan bahwa Huawei merupakan ancaman keamanan nasional untuk negara adidaya tersebut.
 
Sebab, berdasarkan hukum komunis yang berlaku di Tiongkok memungkinkan pemerintah untuk menuntut agar perusahaan memata-matai pihak lain yang diinginkan atas nama pemerintah.
 
Sejumlah pihak meyakini bahwa Huawei tengah dimanfaatkan Amerika Serikat sebagai medium agar Tiongkok menyetujui konsesi kesepakatan perdagangan yang akan mengakhiri perang dagang antara kedua negara yang tengah terjadi ini.
 
Dengan mencantumkan Huawei pada Entity List dan memberikan waktu penundaan, pemerintahan Trump dinilai berupaya memberikan pengalaman dan prediksi terkait hal yang mungkin terjadi jika kedua negara tidak mencapai kesepakatan dagang.
 
Dan 90 hari mendatang akan menjadi waktu penting bagi Huawei, sebab perusahaan ini tengah menikmati puncak popularitas untuk ponsel kelas atas karyanya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif