Facebook, WhatsApp, dan Instagram tak bisa dibuka kemarin. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / JUSTIN SULLIVAN)
Facebook, WhatsApp, dan Instagram tak bisa dibuka kemarin. (AFP PHOTO / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / JUSTIN SULLIVAN)

Facebook Jelaskan Alasan Layanannya tak Bisa Dibuka Kemarin

Teknologi media sosial facebook instagram whatsapp
Ellavie Ichlasa Amalia • 15 Maret 2019 11:44
Jakarta:Facebook dan Instagram tidak bisa dibuka kemarin. Menurut Facebook, penyebab masalah itu adalah adanya perubahan pada konfigurasi server.
 
Facebook mengatakan, masalah ini telah diperbaiki dan kini, semua layanan mereka bisa kembali diakses. "Kami minta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan dan kami menghargai kesabaran semua orang," kata Facebook, seperti yang dikutip dari Engadget.
 
Selain Facebook, Instagram dan WhatsApp juga mengalami masalah kemarin. Menurut CNN, masalah ini berlangsung selama hampir 14 jam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


DownDetector, situs yang memungkinkan pengguna untuk melaporkan ketika ada situs yang bermasalah, mendapatkan laporan pertama tentang Facebook tak bisa dibuka pada 13 Maret pukul 12.01 siang ET atau pukul 11 malam WIB.
 
Setiap jam, situs itu juga mendapatkan ribuan laporan dari pengguna berbagai layanan Facebook di seluruh dunia. Puncaknya, pada 13 Maret pukul 9 malam ET (tanggal 14 Maret pukul 7 pagi WIB), laporan pengguna mencapai lebih dari 12 ribu.
 
Facebook mengakui masalah ini pada hari Rabu sore waktu Amerika Serikat. Mereka membuat sebuah kicauan, mengatakan bahwa memang ada sebagian pengguna yang mengalami masalah untuk mengakses aplikasi-aplikasi di bawah Facebook.
 
Muncul dugaan bahwa masalah ini terjadi karena serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Namun, Facebook dengan cepat membantah hal ini.Facebook jarang mengalami masalah. Meskipun begitu, ini adalah kali kedua Facebook tidak bisa diakses oleh para penggunanya.
 
Pada November, Facebook mengalami masalah serupa. Facebook, Instagram, dan WhatsApp tidak bisa diakses oleh sebagian pengguna. Ketika itu, Facebook menyebutkan penyebab masalah itu adalah karena mereka tengah melakukan pengujian rutin.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi