Apple mengumumkan bahwa iPad generasi terbaru berbekal kemampuan untuk mengisi daya baterai iPhone.
Apple mengumumkan bahwa iPad generasi terbaru berbekal kemampuan untuk mengisi daya baterai iPhone.

iPad Baru Bisa Isi Daya Baterai iPhone

Teknologi apple
Lufthi Anggraeni • 31 Oktober 2018 10:23
Jakarta: Apple mengumumkan bahwa tablet generasi terbarunya berbekal kemampuan baru terkait dengan daya baterai. iPad Pro berlayar 11 inci dan 12,9 inci ini disebut dapat dimanfaatkan untuk mengisi daya iPhone.
 
Namun, kemampuan ini baru dapat dimanfaatkan pemilik kedua perangkat tersebut jika mereka menggunakan kabel dengan ujung USB-C dan Lightning. Sebagai informasi, tablet iPad generasi terbaru Apple ini hadir dengan dukungan port USB-C sebagai pengisi daya dan transfer data.
 
Kehadiran port USB-C pada tablet ini turut mengindikasikan rencana Apple untuk mengubah port pendukung iPhone pada tahun 2019 mendatang. Kemampuan mengisi daya dari satu perangkat ke perangkat lain pertama kalinya dihadirkan Apple pada iPad baru ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Phone Arena menyebut, alasan dibalik keputusan Apple dalam menghadirkan kemampuan ini tergolong sederhana. Kunci fitur ini terbuka oleh penyertaan standar konektivitas USB Type-C yang dinilai lebih andal jika dibandingkan dengan kabel Lightning untuk dilalui oleh data dan daya.
 
Sebelumnya, data yang dihimpun oleh analis Rosenblatt Securities Jun Zhang menyebut, Apple menjual sekitar sembilan juta unit iPhone XR pada pekan perilisannya. Jumlah tersebut tergolong tinggi, meski belum mencapai angka prediksi analis tersebut, yaitu 10 juta unit.
 
Karena hal ini, Zhang menurunkan jumlah produksi iPhone baru pada bulan November dan Desember mendatang, dari 90 juta unit menjadi 88 juta unit. Sedangkan prediksi jumlah yang akan didistribusikan Apple pada dua bulan mendatang antara 76 juta hingga 77 juta unit.
 
Sementara itu, Qualcomm mengatakan bahwa Apple memiliki hutang sebesar USD7 miliar atas royalti paten yang belum dibayarkan.
 
Mereka mengungkapkan ini di sidang pengadilan federal di San Diego, Amerika Serikat. Klaim Qualcomm ini adalah tuduhan terbaru dalam pertarungan hukum antara Apple dan Qualcomm yang dimulai pada dua tahun lalu.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif