Facebook Rilis Panggilan Video, Privasi Terancam?
Facebook Portal.
Jakarta: Facebook meluncurkan dua alat untuk melakukan panggilan video, tidak lama setelah beredar kabar akan bocornya puluhan juta data penggunanya. 

Alat yang bernama Portal ini akan secara otomatis melakukan zoom in pada pengguna dan akan mengikuti pengguna ketika bergerak, menawarkan pengalaman penggunaan yang lebih baik dari smartphone dan tablet, lapor BBC

Perangkat ini menggunakan Facebook Messenger untuk menerima dan melakukan panggilan video dan dilengkapi dengan asisten virtual dari Amazon, Alexa. Meskipun begitu, para konsumen mungkin enggan menggunakan perangkat ini karena adanya kekhawatiran privasi. 


"Waktunya sangat tidak tepat," kata Jeremy White, Product Editor, Wired UK.

"Berita bahwa jutaan akun diretas sebelum peluncuran produk baru Facebook. Pertanyaannya, apakah masyarakat akan mengacuhkan kekhawatiran keamanan demi menggunakan perangkat yang memang enak untuk digunakan."



Andrew Bosworth, eksekutif Facebook yang bertanggung jawab atas peluncuran Portal, mengakui akan masalah ini.

"Kami mengerti bahwa menggunakan alat dengan kamera dan mikrofon di rumah Anda adalah sesuatu yang akan membuat Anda berpikir dua kali, terutama alat dalam kategori baru terkait panggilan video yang pengguna belum biasa gunakan," katanya.

"Karena itu, bukan satu minggu atau enam bulan lalu, kami memulai rencana untuk memperkuat privasi dari produk ini dua tahun lalu."

Portal akan mulai dijual pada November di Amerika Serikat. Facebook berencana meluncurkannya di negara-negara lain, tapi tidak diketahui kapan. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.