Apple iPad Pro 11 Gampang Bengkok Sama YouTuber
Apple iPad Pro 11 inci tidak mampu melalui pengujian ekstrim yang dilakukan saluran YouTube JerryRigEverything.
Jakarta: Apple baru-baru ini meluncurkan lini iPad Pro dengan desain baru, dalam dua versi ukuran yaitu 11 inci dan 12,9 inci. Versi dengan layar berukuran lebih kecil ini baru saja melalui pengujian ekstrim yang dilakukan oleh saluran YouTube JerryRigEverything.

Umumnya saluran ini melakukan pengujian ekstrem untuk smartphonebukan tablet, namun hasil pengujian perangkat ini cukup menarik. iPad Pro 11 dipasarkan dengan harga setara iPhone XR, sehingga tablet ini tergolong terjangkau.

Melalui pengujian ini, dapat disimpulkan bahwa Apple terfokus untuk menghadirkan tablet dengan dimensi setipis mungkin. Apple juga disebut melupakan sejumlah stabilitas struktural, sebab meski layar tablet berlapis kaca, lapisan tersebut sangat tipis.




Saluran tersebut juga menjelaskan bahwa bodi perangkat menggunakan bahan alumunium, dan juga mudah tergores, terutama di bagian belakang.

Hal serupa juga didapati pada bahan pelapis kamera belakang juga juga tidak lolos dari goresan alat sang pemilik saluran, meski disebut menggunakan bahan safir.

Pada pengujian kelenturan perangkat, perangkat ini disebut cukup dengan mudah melengkung, bahkan patah saat menerima tekanan dari kedua tangan sang pemilik saluran. Bagian terlemah dari bodi tablet ini terletak bagian tengahnya, bertepatan dengan lokasi lubang mikrofon dan dock pengisian daya Apple Pencil.

Tidak hanya tablet, Apple Pencil juga tidak luput dari pengujian saluran YouTube tersebut. Serupa dengan tablet yang terbukti ringkih, pensil yang dijual terpisah juga mengalami nasib serupa.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.