Intel Akui Patch Spectre/Meltdown Bikin Lambat Prosesor Baru

Ellavie Ichlasa Amalia 19 Januari 2018 13:00 WIB
intel
Intel Akui Patch Spectre/Meltdown Bikin Lambat Prosesor Baru
Intel mengakui bahwa patch untuk Spectre dan Meltdown juga menyebabkan reboot pada prosesor yang lebih baru.
Jakarta: Intel mengakui prosesor baru mereka mengalami masalah reboot yang disebabkan patch untuk Spectre/Meltdown.

Perusahaan pembuat prosesor itu sebelumnya mengatakan bahwa masalah reboot hanya memengaruhi komputer dengan prosesor Broadwell dan Haswell. Sekarang, mereka telah berhasil mereplika masalah itu secara internal dalam usaha mereka untuk mencoba menyelesaikannya.

Masalah serupa bisa terjadi pada komputer yang menggunakan Skylake dan Kabylake, prosesor yang lebih baru dari Haswell dan Broadwell, lapor Engadget


Sementara itu, komputer yang menggunakan prosesor Ivy Bridge dan Sandy Bridge yang lebih lama, juga memiliki kemungkinan terpengaruh oleh bug akibat patch tersebut. Untungnya, VP Intel, Navin Shenoy berkata, Intel sudah hampir bisa mengidentifikasi penyebab dari masalah ini. 

Shenoy juga membahas tentang bagaimana patch untuk Spectre dan Meltdown akan memengaruhi server, memenuhi janji Intel untuk menjadi lebih transparan.

Dia menyebutkan, patch yang Intel berikan tidak memengaruhi efisiensi energi server dan mereka juga tidak mendeteksi adanya perlambatan ketika server digunakan untuk menjalankan aplikasi-aplikasi bisnis berbasis Java. 

Intel berkata, mereka terus bekerja sama dengan para rekan dan pelanggan mereka untuk menyelesaikan masalah terkait penurunan performa. 



(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.