GPU Aman dari Meltdown dan Spectre, NVIDIA Berikan Klarifikasi

Cahyandaru Kuncorojati 11 Januari 2018 15:16 WIB
nvidiahardware
GPU Aman dari Meltdown dan Spectre, NVIDIA Berikan Klarifikasi
CEO NVIDIA Jensen Huang.
Jakarta: NVIDIA membuat sebuah klarifikasi tegas terhadap pemberitaan dari media Engadget terkait perangkat GPU NVIDIA yang dianggap terancam oleh serangan Meltdown dan Spectre.

Dilaporkan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh Engadget mendapatkan jawaban jelas hari ini di ajang CES 2018 Las Vegas, Amerikat Serikat, langsung dari CEO NVIDIA Jensen Huang. Dia menyebut update untuk software driver NVIDIA kemarin merupakan langkah pencegahan.

"Update yang kami rilis untuk software driver GPU kami adalah patch untuk mencegah terjadinya serangan di prosesor atau CPU. Langkah yang kami lakukan serupa seperti Amazon, Microsoft, SAP, dan lain-lainnya karena kami memiliki software," tutur Huang dalam sesi tanya jawab.


Huang sendiri sangat yakin bahwa hardware GPU mereka tidak terkena dampak serangan Meltdown dan Spectre alias kebal. Namun, mereka juga memiliki software, makanya hal ini patut dicegah.

Seperti yang diketahui bahwa Meltdown dan Spectre merupakan serangan terhadap kernel sebuah perangkat komputer yang berasal dari celah keamanan di prosesor. Namun, Spectre mengarahkan serangannya ke aplikasi atau software.

Jadi tidak heran apabila perusahaan teknologi penyedia software juga bergerak menambal keamanan ke aplikasi dan software mereka agar tidak ikut terkena serangan Meltdown dan Spectre.

Sebelumnya, dalam buletin keamanan NVIDIA yang dirilis di situsnya mengumumkan update untuk driver mereka. Engadget mengira hal ini sebagai tanda bahwa GPU NVIDIA juga terkena serangan Meltdown dan Spectre.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.