Gemscool sebagai penerbit Dragon Nest Indonesia otomatis bertindak sebagai panitia bagi event akbar ini. Persiapan pun sudah dilakukan dengan cermat dan sebaik mungkin. Ini merupakan salah satu langkah mereka dalam berpartisipasi memajukan e-sport di tanah air.
Sebagai catatan, ini adalah pertama kalinya Pulau Bali menjadi penyelenggara ajang kompetisi game berskala Internasional. Untuk event-event sebesar ini sebelumnya, Kota Jakarta, sebagai Ibu Kota Negara Indonesia, jelas menjadi yang terdepan sebagai pilihan kota penyelenggara.
Latar belakang penunjukan Bali sebagai Kota penyelenggara adalah dalam rangka ikut serta untuk lebih memperkenalkan daerah ini sebagai salah satu tujuan wisata unggulan yang dimiliki oleh Indonesia kepada dunia Internasional.
Pada DWC 2013, atau turnamen internasional Dragon Nest yang pertama, Kota Shanghai, Tiongkok, menjadi tuan rumah. Wakil Indonesia ketika itu, tim EIN, berhasil menapak ke partai puncak. Namun, sayang sekali pada partai final itu wakil Indonesia harus mengakui ketangguhan wakil tuan rumah dan harus puas finish sebagai runner-up.
Untuk gelaran kali ini ada delapan peserta dari tujuh Negara yang akan hadir di Bali. Indonesia sebagai tuan rumah mendapatkan keistimewaan berupa hak untuk menempatkan dua wakilnya. Wakil pertama adalah tim IdiocyFTW, juara pertama DragonNest National Championship (DNNC) 2014. Sedangkan wakil kedua tim EIN, didapatkan dari event wild card yang diadakan oleh tim DragonNest INA.
.jpg)
Tim EIN berhasil mengalahkan tim Imperium pada perebutan tiket wild card itu. Ini berarti adalah kesempatan bagus bagi tim EIN untuk menebus kegagalan mereka di partai final DWC 2013 lalu.
Anda yang tidak bisa hadir langsung di arena pertandingan, Gemscool sudah menyiapkan siaran langsung semua partai seru DWC 2014, selama dua hari berturut-turut 4 – 5 Desember, mulai pukul 10:00 WITA via live streaming melalui website DragonNest.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News