Google memastikan ChromeOS mendapat dukungan hingga 2034, sementara Chromebook terbaru akan mendapat opsi migrasi ke Googlebook OS.
Google memastikan ChromeOS mendapat dukungan hingga 2034, sementara Chromebook terbaru akan mendapat opsi migrasi ke Googlebook OS.

Google Pertahankan ChromeOS hingga Tahun 2034

Lufthi Anggraeni • 30 September 2026 07:00
Ringkasnya gini..
  • Google akan mempertahankan pembaruan dan patch keamanan ChromeOS hingga pertengahan tahun 2034.
  • Banyak Chromebook terbaru akan dapat beralih ke Googlebook OS, tetapi daftar perangkatnya belum diumumkan.
  • Fitur manajemen Googlebook OS untuk enterprise dan pendidikan mulai digulirkan pada paruh kedua tahun 2027.
Jakarta: Google mengungkapkan rencana dukungan jangka panjang untuk ChromeOS di tengah peralihan perusahaan menuju sistem operasi baru bernama Googlebook OS. Berdasarkan informasi terbaru Google, perangkat Chromebook yang menjalankan ChromeOS akan tetap memperoleh pembaruan dan patch keamanan hingga pertengahan tahun 2034.

Mengutip Engadget, Informasi tersebut tercantum dalam halaman dukungan resmi Google untuk pengguna enterprise dan pendidikan. Google menjelaskan bahwa perangkat ChromeOS saat ini akan terus menerima pembaruan sesuai masa dukungan yang berlaku. 

Untuk perangkat tertentu yang dibeli saat ini dan memiliki siklus dukungan 10 tahun melewati tahun 2034, Google berkomitmen membantu proses transisi menuju Googlebook OS. Langkah ini menjadi bagian dari perubahan platform laptop Google. 

Google mulai memperkenalkan Googlebooks, lini perangkat baru yang menggunakan Googlebook OS. Sistem operasi tersebut menggabungkan teknologi ChromeOS dengan teknologi Android untuk menghadirkan kemampuan aplikasi native, konektivitas lintas perangkat, serta fitur berbasis kecerdasan buatan Gemini.
 
Google-Chrome-OS-2
 

ChromeOS Tetap Mendapat Pembaruan hingga 2034

Google memastikan Chromebook yang sudah digunakan saat ini tidak akan langsung ditinggalkan setelah kehadiran Googlebook OS. Perangkat tersebut tetap memperoleh pembaruan selama masih berada dalam periode dukungan yang ditentukan melalui kebijakan Auto Update.

Untuk perangkat ChromeOS, Google secara khusus menyatakan pembaruan rutin dan patch keamanan akan diberikan hingga pertengahan tahun 2034. Kebijakan ini terutama menjadi perhatian bagi sekolah, perusahaan, dan organisasi yang mengelola Chromebook dalam jumlah besar.

Google juga mempertahankan lisensi dan kemampuan pengelolaan perangkat melalui Chrome Enterprise Upgrade dan Chrome Education Upgrade pada perangkat yang sudah ada. Dengan demikian, organisasi tidak perlu langsung mengganti seluruh perangkat Chromebook hanya karena Google memperkenalkan platform baru.

Google dilaporkan masih perlu memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai apakah periode dukungan hingga pertengahan 2034 tersebut berlaku dengan cara yang sama untuk ChromeOS versi konsumen. 

Google sendiri secara eksplisit mencantumkan ketentuan tersebut pada halaman dukungan yang ditujukan untuk pengguna enterprise dan pendidikan. Kebijakan tersebut juga berkaitan dengan janji Google sebelumnya untuk memberikan dukungan selama 10 tahun pada Chromebook. 

Perangkat yang dibeli sekarang dan memiliki masa dukungan melewati tahun 2034 akan masuk dalam skema transisi menuju Googlebook OS.

Banyak Chromebook Baru Bisa Beralih ke Googlebook OS

Selain memperpanjang dukungan ChromeOS, Google menyiapkan jalur migrasi bagi sebagian perangkat Chromebook menuju Googlebook OS. Google menyebut banyak Chromebook terbaru akan memenuhi syarat untuk melakukan transisi.

Google secara lebih spesifik menyebut banyak model Chromebook komersial terbaru akan dapat ditingkatkan ke Googlebook OS. Namun, Google belum mengumumkan daftar lengkap perangkat yang memenuhi syarat maupun mekanisme migrasinya. 

Google mengatakan informasi mengenai kelayakan perangkat dan jalur migrasi akan dibagikan kemudian. Untuk perangkat yang memenuhi syarat, Google menyatakan sebagian di antaranya akan mendapatkan jalur migrasi langsung. 

Artinya, pemilik perangkat tidak selalu harus membeli laptop baru ketika masa dukungan ChromeOS mendekati akhir. Googlebook OS sendiri dirancang sebagai sistem operasi baru berbasis teknologi Android dengan sejumlah prinsip dari ChromeOS. 

Menurut Google, sistem tersebut menawarkan antarmuka lebih modern, kemampuan multitasking dan kustomisasi, dukungan aplikasi Android secara native, serta kemampuan terhubung dengan smartphone dan tablet. 

Sistem ini juga membawa fitur bantuan AI Google untuk mendukung aktivitas produktivitas dan pembelajaran. 
 

Fitur Enterprise Googlebook OS Hadir Bertahap

Peralihan menuju Googlebook OS tidak hanya berkaitan dengan sistem operasi untuk konsumen. Google juga menyiapkan kemampuan pengelolaan perangkat untuk organisasi dan institusi pendidikan. Google menyebut fitur manajemen inti untuk Googlebook OS akan mulai tersedia pada paruh kedua tahun 2027. 

Kemampuan tersebut akan dikembangkan secara bertahap, termasuk kontrol administrator untuk perangkat, pengguna, dan browser, pelaporan, serta distribusi perangkat melalui zero-touch enrollment. Pada tahap awal peluncuran 2026, Googlebook OS ditujukan untuk penggunaan konsumen dan belum mendukung domain enrollment. 

Google berencana memperluas kemampuan administrasi perangkat secara bertahap mulai paruh kedua 2027. Sementara itu, Googlebook generasi pertama dijadwalkan mulai hadir pada awal bulan Oktober 2026. 

Engadget melaporkan bahwa perangkat tersebut akan menjalankan sistem operasi berbasis Android dan menjadi bagian dari arah baru Google untuk perangkat laptop. Dengan demikian, Google tidak langsung menghentikan ChromeOS saat memperkenalkan Googlebook OS. 

ChromeOS akan tetap memperoleh pembaruan dan patch keamanan hingga pertengahan tahun 2034, sementara sebagian Chromebook terbaru akan mendapatkan opsi transisi ke sistem operasi baru. Detail mengenai perangkat yang memenuhi syarat dan mekanisme migrasi masih akan diumumkan Google.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA