Samsung dikabarkan mengembangkan ponsel lipat tiga generasi kedua dengan layar OLED hampir 10 inci yang diperkirakan meluncur pada tahun 2027.
Samsung dikabarkan mengembangkan ponsel lipat tiga generasi kedua dengan layar OLED hampir 10 inci yang diperkirakan meluncur pada tahun 2027.

Samsung Kabarnya Siapkan Ponsel Lipat Baru dengan Layar Hampir 10 Inci untuk 2027

Lufthi Anggraeni • 28 Juli 2026 07:34
Ringkasnya gini..
  • Samsung disebut mulai mengembangkan penerus Galaxy Z TriFold dengan layar OLED hampir 10 inci.
  • Perangkat diperkirakan fokus pada penyempurnaan desain tanpa perubahan besar pada ukuran layar.
  • Rumor menyebut ponsel lipat tiga ini berpotensi meluncur bersama seri Galaxy Z9 pada tahun 2027.
Jakarta: Samsung disebut telah mulai mengembangkan generasi kedua ponsel lipat tiga (tri-fold) yang diperkirakan meluncur pada tahun 2027. Perangkat ini dikabarkan tetap mengusung layar OLED berukuran hampir 10 inci ketika dibuka penuh.
 
Mengutip Digital Trends, perangkat ini sekaligus membawa sejumlah penyempurnaan dibandingkan dengan generasi pertama Galaxy Z TriFold. Kendati belum memberikan konfirmasi resmi, laporan ini mengindikasikan bahwa Samsung masih melihat ponsel lipat tiga sebagai salah satu kategori premium yang akan terus dikembangkan dalam beberapa tahun mendatang.
 
Rumor ini muncul tidak lama setelah Samsung memperkenalkan jajaran Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Galaxy Z Flip8 pada ajang Galaxy Unpacked 2026. Kehadiran bocoran perangkat baru tersebut menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya berfokus menyempurnakan lini Fold dan Flip, tetapi juga menyiapkan inovasi baru di segmen foldable.

Samsung dilaporkan telah memulai pengembangan penerus Galaxy Z TriFold. Perangkat tersebut diperkirakan akan tetap menggunakan konsep lipat tiga memungkinkan smartphone berubah menjadi perangkat menyerupai tablet ketika seluruh panel dibuka.
 
Ukuran layar internal disebut masih berada di kisaran 9,96 inci, hampir sama seperti model generasi pertama. Sementara itu, layar luar diperkirakan tetap berukuran sekitar 6,49 inci, sehingga perangkat masih dapat digunakan layaknya smartphone biasa ketika dalam kondisi terlipat.
 
Kendati ukuran layar berpotensi tidak berubah secara signifikan, Samsung diyakini akan melakukan berbagai penyempurnaan pada aspek desain dan konstruksi agar perangkat menjadi lebih praktis digunakan. Samsung dinilai berpotensi tidak mengejar perubahan ukuran layar drastis pada generasi kedua.
 
Sebaliknya, perusahaan diperkirakan lebih memprioritaskan peningkatan kualitas desain, termasuk ketebalan perangkat, bobot, mekanisme engsel, serta daya tahan layar lipat. Strategi tersebut dinilai masuk akal mengingat ponsel lipat tiga memiliki struktur yang jauh lebih rumit dibandingkan dengan smartphone lipat biasa.
 
Dengan dua engsel dan tiga panel layar, optimalisasi desain menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangannya. Kendati belum ada rincian teknis yang diungkap, berbagai laporan sebelumnya juga menyebut Samsung terus mengembangkan teknologi engsel baru untuk meningkatkan ketahanan sekaligus mengurangi bekas lipatan pada layar.
 
Salah satu aspek yang paling menarik perhatian adalah ukuran layar internal yang mendekati 10 inci. Dengan bentang tersebut, perangkat diposisikan bukan sekadar smartphone, melainkan juga dapat berfungsi sebagai tablet mini.
 
Ukuran layar yang luas memberikan ruang lebih besar untuk aktivitas seperti membaca dokumen, multitasking, mengedit konten, hingga menikmati video dan game. Perangkat tersebut dinilai akan menarik bagi pencinta layar atau screen connoisseurs, terutama pengguna yang menginginkan pengalaman visual lebih luas dibandingkan dengan smartphone konvensional.
 
Samsung telah lama menjadikan kualitas layar OLED sebagai salah satu keunggulan utama produknya. Kehadiran panel hampir 10 inci pada perangkat lipat tiga memperlihatkan cara perusahaan terus mengeksplorasi format layar baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
 
Menurut laporan tersebut, generasi kedua Galaxy Z TriFold berpotensi akan diperkenalkan bersamaan dengan jajaran Galaxy Z9 pada tahun 2027. Namun hingga saat ini belum ada informasi mengenai nama resmi perangkat maupun jadwal peluncuran lebih spesifik.
 
Apabila benar diluncurkan bersamaan, Samsung diperkirakan akan memiliki portofolio foldable yang kian luas, dari Galaxy Z Flip, Galaxy Z Fold, Galaxy Z Fold Ultra, hingga Galaxy Z TriFold. Strategi tersebut berpotensi memperkuat posisi Samsung di pasar smartphone lipat premium, terutama saat kompetisi di segmen ini diperkirakan semakin ketat dalam beberapa tahun mendatang.
 
Namun seluruh informasi mengenai perangkat ini masih berasal dari laporan industri dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh Samsung. Karena pengembangannya masih berada pada tahap awal, baik spesifikasi, desain, maupun jadwal peluncuran masih dapat berubah sebelum produk benar-benar diperkenalkan ke publik.
 
Meski demikian, laporan tersebut menunjukkan bahwa Samsung belum berhenti bereksperimen dengan desain smartphone lipat. Setelah menghadirkan berbagai inovasi pada lini Fold dan Flip, perusahaan tampaknya ingin terus mendorong batas desain perangkat mobile melalui format tri-fold.
 
Jika rumor ini menjadi kenyataan, generasi kedua Galaxy Z TriFold dapat menjadi salah satu produk paling menarik di pasar foldable pada tahun 2027. Dengan layar OLED hampir 10 inci dan fokus pada penyempurnaan desain, perangkat tersebut berpotensi menawarkan pengalaman yang kian mendekati tablet tanpa mengorbankan portabilitas smartphone.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA