Maroon 5 menggunakan teknologi audio digital Spectera, menandai peralihan dari sistem analog ke era baru audio konser lebih jernih dan stabil.
Maroon 5 menggunakan teknologi audio digital Spectera, menandai peralihan dari sistem analog ke era baru audio konser lebih jernih dan stabil.

Maroon 5 Tandai Era Baru Audio Konser, Teknologi Digital Gantikan Sistem Analog

Lufthi Anggraeni • 15 April 2026 17:01
Ringkasnya gini..
  • Maroon 5 menjadi pelopor penggunaan sistem audio digital wideband dalam tur 2025.
  • Teknologi ini menghilangkan gangguan analog dan meningkatkan kualitas suara secara signifikan.
  • Sistem digital diprediksi menjadi standar baru industri konser global.
Jakarta: Industri audio konser memasuki fase baru setelah penggunaan sistem nirkabel digital wideband dalam tur Maroon 5 tahun 2025. Teknologi ini dinilai menjadi titik balik dari sistem analog yang selama puluhan tahun menjadi standar dalam pertunjukan musik skala besar. 
 
Perubahan ini tidak lepas dari peran monitor engineer Dave Rupsch, yang telah berpengalaman selama 25 tahun menangani sistem audio panggung untuk berbagai musisi dunia. Dalam perjalanannya, Rupsch menyaksikan evolusi teknologi audio, dari line array hingga konsol digital.
 
Namun Rupsch menilai bahwa transmisi in-ear monitor (IEM) digital masih menjadi bagian yang belum sempurna dalam ekosistem tersebut. Selama bertahun-tahun, sistem analog wireless menjadi tulang punggung audio konser.

Namun, kepadatan spektrum UHF mulai menimbulkan gangguan seperti noise dan keterbatasan ruang frekuensi, terutama di kota dengan kepadatan sinyal tinggi seperti Phoenix. Dalam kondisi tersebut, Rupsch bersama timnya menghadapi tekanan teknis dan psikologis akibat interferensi yang sulit dihindari.
 
Hal ini mendorong keputusan untuk beralih ke teknologi baru yang mampu mengatasi keterbatasan sistem RF tradisional. Implementasi teknologi digital dilakukan melalui sistem Sennheiser Spectera yang diperkenalkan dalam tur tersebut.
 
Awalnya, perangkat ini hanya diuji pada kru dan music director sebelum digunakan secara luas. Namun, hasil yang langsung terasa membuat proses transisi berlangsung sangat cepat. Dalam waktu sekitar lima menit, teknologi tersebut langsung diadopsi oleh seluruh anggota band untuk digunakan dalam setiap pertunjukan. 
 
Salah satu keunggulan utama sistem digital ini adalah hilangnya artefak audio yang biasa ditemukan pada sistem analog, seperti noise floor, suara swish, pop, atau klik. Hal ini memungkinkan musisi untuk mendengar suara mereka dengan lebih jelas dan detail, bahkan memberikan pengalaman audio terbaik yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya. 
 
Selain peningkatan kualitas suara, sistem ini juga membawa perubahan signifikan dalam alur kerja teknis. Penggunaan kabel Cat 5 menggantikan konektor tradisional membuat instalasi lebih fleksibel dan efisien. 
 
Desain antena lebih ringan dan kecil juga memudahkan pemasangan di berbagai titik panggung, menciptakan jaringan sinyal stabil bahkan di area kompleks seperti backstage atau di tengah kerumunan penonton. 
 
Dengan konfigurasi multi-antena, sistem ini mampu menjaga konektivitas tanpa gangguan di seluruh area pertunjukan. Bahkan saat artis berpindah dari panggung ke area lain, kualitas sinyal tetap terjaga. 
 
Melihat keberhasilan tersebut, Rupsch berencana menggunakan teknologi serupa dalam tur stadion berskala besar berikutnya. Rupsch menilai sistem digital ini bukan lagi sekadar inovasi, melainkan kebutuhan bagi industri konser modern.
 
Penggunaan teknologi wideband digital wireless dalam tur Maroon 5 menandai berakhirnya era analog dalam sistem audio konser. Dengan kualitas suara lebih bersih, stabilitas sinyal tinggi, serta efisiensi operasional, teknologi ini diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri pertunjukan musik global.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA