Diketahui, Kaspersky memiliki kehadiran kuat di APAC selama lebih dari dua dekade, dengan kantor perwakilan di Tiongkok, India, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, dan Vietnam, serta bekerja sama dengan lebih dari 3.500 mitra di kawasan tersebut.
Pada 2025, APAC menjadi salah satu pasar enterprise Kaspersky yang tumbuh paling cepat. Indonesia, India, Vietnam, dan Greater China termasuk pasar yang sangat strategis seiring percepatan transformasi digital dan meningkatnya kebutuhan akan kapabilitas keamanan siber canggih.
Inna Nazarova, Wakil Presiden Penjualan Korporat Internasional di Kaspersky mengungkapkan bahwa Indonesia punya potensi besar untuk kebutuhan bisnis keamanan siber.
"Ini adalah pasar yang besar. Indonesia adalah negara dengan populasi yang sangat besar. Dan seperti yang saya sebutkan sebelumnya, kami sudah hadir di sana, potensinya sangat besar," ujar Inna menjawab pertanyaan Medcom.id dalam konferensi pers yang dihelat di Hotel Sheraton, Tsim Sha Tsui, Hong Kong, Selasa 3 Maret 2026.
"Kami juga terus mengikuti regulasi pemerintah seiring perkembangannya. Kami akan coba memahami dan melihat bagaimana pelanggan di Indnesia dalam mengikuti regulasi yang ada," sambungnya.
"Tim B2C kami terpisah dengan tim B2B dalam beberapa aktivitas. Kami akan mencoba membuat pandangan yang holistik tentang Indonesia. Saya pikir yang penting juga agar pelanggan merasa terlindungi. Kami juga memahami bahwa sebagian besar populasi juga bergerak di sektor usaha kecil dan menengah. Jadi kami akan terus fokus dan memperluas ruang di enterprise, tetapi pada saat yang sama, kami akan mencari solusi yang sesuai dengan mayoritas pasar," tutur Inna.
Inna mengungkapkan, Indonesia berpotensi mengembangkan keamanan siber khususnya di sektor publik.
"8 dari 10 pelanggan terbesar kami pada 2025, pertumbuhan terbesar kami secara global berasal dari sektor publik. Jika melihat semua pasar internasional, sektor publik sangat berminat, bahkan di Eropa meskipun ada hambatan geopolitik," jelas Inna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News