?Huawei dilaporkan menunda peluncuran Mate X hingga bulan September mendatang.
?Huawei dilaporkan menunda peluncuran Mate X hingga bulan September mendatang.

Huawei Tunda Peluncuran Mate X ke September?

Teknologi huawei
Lufthi Anggraeni • 15 Juni 2019 10:32
Jakarta: Pada bulan Februari lalu, Huawei mengumumkan ponsel cerdas berdesain lipat pertama karyanya, Mate X. Perangkat ini awalnya dijadwalkan untuk tersedia di pasar pada akhir bulan Juni ini.
 
Permasalahan terkait dengan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok berdampak pada rencana Huawei tersebut. Laporan terbaru CNBC mengklaim bahwa ponsel lipat Huawei ini dijadwalkan akan dipasarkan pada bulan September mendatang.
 
Menurut perwakilan Huawei, Mate X akan diluncurkan secara global dengan fokus pada pasar yang telah memiliki infrastruktur dan mengomersialisasikan jaringan 5G. Huawei juga mengklaim telah melakukan pengujian secara intensif guna memastikan perangkat benar-benar siap untuk dipasarkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengujian intensif ini disebut agar perangkatnya tersebut tidak mengalami permasalahan serupa Samsung Galaxy Fold. Selain itu, Huawei juga tengah bekerja sama dengan operator seluler dan pengembang aplikasi guna memastikan perangkat akan menawarkan pengalaman berbeda dari perangkat lainnya.
 
Sementara itu, perwakilan Huawei juga mengklarifikasi bahwa larangan yang diberlakukan oleh pemerintah Amerika Serikat tidak akan berdampak pada kemampuan Mate X untuk menjalankan sistem operasi Android dan aplikasi Google Suite yang diumumkan sebelum larangan tersebut.
 
Badan pemerintahan Tiongkok 3C memberikan sertifikasi untuk Mate X. Hal ini berarti pengguna Tiongkok akan menjadi konsumen pertama dapat membeli ponsel tersebut. Huawei Mate X akan tersedia dalam warna Interstellar Blue dengan harga USD2.600 (Rp37,2 juta).
 
Huawei juga dilaporkan tengah berupaya untuk mematenkan nama HingMeng sebagai merek dagang miliknya di sejumlah negara di dunia. Negara tersebut termasuk Australia, Kanada, Kamboja, Uni Eropa, Indonesia, India, Meksiko, Spanyol, Swiss dan Thailand.
 
Huawei juga dilaporkan bersiap untuk merilis perangkat pertama dengan sistem operasi HongMeng pada bulan Oktober mendatang. Pada bulan lalu, merek dagang HongMeng ini dilaporkan telah menerima izin dari Chinese National Intellectual Property Administration (CNIPA).
 
Deskripsi merek dagang tersebut mengungkap bahwa HongMeng akan digunakan untuk sejumlah perangkat dari smartphone, tablet hingga PC. Huawei juga telah memiliki toko aplikasi karyanya bertajuk App Gallery.
 
Huawei juga telah mengirimkan undangan kepada pengembang untuk bergabung di AppGallery. Pada email undangannya, Huawei mengklaim bahwa toko aplikasi ini telah memiliki sebanyak 270 juta pengguna aktif bulanan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif