Ilustrasi
Ilustrasi

Target Akamai Jadi Perusahaan Ramah Lingkungan

Mohammad Mamduh • 11 Maret 2022 10:36
Jakarta: Akamai Technologies mengumumkan publikasi Laporan Keberlanjutannya untuk tahun 2021.
 
Laporan ini memuat informasi terkini tentang lima sasaran perusahaan yang diperkirakan dicapai paling lambat pada tahun 2030: energi dengan sumber terbarukan; platform hemat energi; mitigasi emisi; manajemen rantai pasokan yang bertanggung jawab; dan ekspansi global daur ulang limbah elektronik.
 
"Dalam dua tahun terakhir, internet telah menjadi kebutuhan hidup yang sangat penting bagi kita semua, menggerakkan cara kita bekerja, hidup, bertransaksi, belajar, dan bermain. Meski demikian, sarana yang diperlukan ini menghasilkan kebutuhan listrik global yang sangat besar,” kata Nicole Fitzpatrick, wakil penasihat umum dan pejabat ESG utama.

1. Energi 100% Sumber Terbarukan
Untuk mengurangi dampak emisi dari pertumbuhan platform, Akamai berfokus untuk menambahkan energi terbarukan ke jaringan listrik global. Pada tahun 2021, lebih dari 50 persen Platform Edge Cerdas Akamai ditenagai oleh energi terbarukan.
 
Dari angka tersebut, 20 persen tercipta dari tiga proyek energi terbarukan Akamai yang sudah ada saat ini: ladang angin di Texas, susunan panel surya di Virginia, dan ladang angin di Illinois.
 
Pada 2021, untuk membuat kemajuan yang lebih signifikan dalam mencapai sasaran ini, Akamai mengadakan proyek energi terbarukan yang keempat, yaitu proyek angin Azure Sky Enel Green Power yang berada di Texas utara. Proyek baru ini dijadwalkan akan diluncurkan pada tahun 2022.
 
2. Sistem 50 persen Lebih Hemat Energi
Sasaran perusahaan untuk tahun 2030 adalah meningkatkan efisiensi platform sebesar 50%, dibandingkan dengan baseline tahun 2020. Sejak mengumumkan sasaran tahun 2030, selama tahun 2021, Akamai mengklaim telah membuat jaringannya menjadi 28 persen lebih hemat energi per unit kapasitas platform, meski terdapat peningkatan sebesar 60 persen.
 
3. Mitigasi 100 persen Emisi Platform
Sasaran Akamai adalah memitigasi 100 persen emisi gas rumah kaca paling lambat pada tahun 2030.
 
Sasaran ini sangat menantang karena operasi perusahaan tersebar luas di lebih dari 830 kota di seluruh dunia dan ketersediaan sumber daya listrik jarang berada di bawah kendali operasional langsung Akamai.
 
Dalam upayanya untuk memenuhi sasaran menantang ini, Akamai terus bekerja sama dengan berbagai mitra pusat data terkait dengan praktik terbaik dalam pengadaan energi terbarukan.
 
Selain itu, Akamai menandatangani inisiatif Ambisi Bisnis untuk 1,5°C dari Science Based Targets, bergabung dalam Race to Zero melalui kampanye Global Citizen Live, dan menjadi anggota pendiri Greening of Streaming untuk menangani kekhawatiran yang berkembang seputar dampak energi dari sektor streaming.
 
4. Manajemen Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab
Pada 2021, Akamai mengembangkan program rantai pasokannya dengan meluncurkan Program Rantai Pasokan yang Bertanggung Jawab (Responsible Supply Chain Program/RSCP) untuk mewujudkan sasaran rantai pasokan, termasuk berfokus pada keberlanjutan lingkungan.
 
5. Program Daur Ulang 100% Limbah Elektronik 
Saat ini, Akamai mengirimkan semua limbah elektronik, termasuk server di seluruh dunia, ke fasilitas bersertifikat e-Stewards di Amerika Serikat untuk diolah secara tepat.
 
Hal ini memungkinkan standar tertinggi untuk keamanan data pelanggan, manajemen hilir yang efektif atas semua bahan beracun, serta ekspor yang sesuai dengan hukum dan bertanggung jawab.
 
“Sasaran yang kami tetapkan tahun lalu untuk tahun 2030 memang ambisius, tetapi kami telah membuat kemajuan yang signifikan dalam mencapainya,” kata Mike Mattera, direktur, keberlanjutan perusahaan, Akamai Technologies.
 
“Kesempatan untuk membuat kemajuan yang nyata dan berkelanjutan terbuka lebar di seluruh industri ini. Hanya dengan bekerja sama sebagai kekuatan penggerak kolektif, kita dapat benar-benar membantu membangun internet yang lebih berkelanjutan untuk semuanya.”
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA