Facebook Ingin Rombak News Feed
Facebook berencana untuk menerapkan perubahan besar pada News Feed di platform miliknya.
Jakarta: Facebook merencanakan perubahan besar pada News Feed 2018 yang dirancang untuk mempromosikan lebih banyak interaksi lebih positif.

Faceboook berencana untuk mempromosikan unggahan yang mampu menciptakan diskusi, dibandingkan dengan unggahan dengan konsumsi pasif.

Petinggi Facebook berharap perubahan tersebut dalam menciptakan rasa yang menyenangkan saat menggunakan Facebook. Keputusan ini menjadi solusi Facebook setelah menerima kritik akibat efek negatif yang diterimanya selama satu tahun terakhir.


"Kami merasa bertanggung jawab untuk memastikan layanan kami tidak hanya menyenangkan untuk digunakan, juga baik bagi kondisi kesehatan mental pengguna," ujar CEO Mark Zuckerberg pada pernyataan resmi yang dirilis Facebook.

Zuckerberg juga menyebut peningkatan jumlah unggahan dari penerbit yang signifikan, baik berupa tautan artikel dan video, mengubah pengalaman pengguna News Feed dan menjadikannya lebih pasif dan kurang memuaskan.

Perubahan yang diumumkan pada Kamis lalu ini dirancang untuk mendukung unggahan yang mendorong terjadinya percakapan. Sementara itu, ini bukan pertama kalinya Facebook menggulirkan perubahan untuk menyeimbangkan kembali pengalaman penggunaan platformnya.

Pada tahun 2016 lalu, Facebook mengumumkan akan lebih mendukung unggahan yang dibagikan rekan dan orang yang dikenal pengguna, dibandingkan dengan unggahan yang dibagikan oleh halaman milik penerbit atau bisnis lainnya.

Pada tahun 2015, Facebook memperkenalkan perubahan yang juga mengurangi cakupan halaman untuk mendorong lebih banyak tampilan unggahan dari teman dan keluarga. Namun, perubahan tersebut dinilai penerbit terus mengurangi kesempatan mereka untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Zuckerberg memperkirakan akan memperkenalkan perubahan tersebut pada tahun ini, dan akan menyebabkan masyarakat menghabiskan lebih sedikit waktu di Facebook, namun waktu tersebut akan lebih bernilai dan berkualitas. Zuckerberg percaya hal ini akan baik bagi komunitas dan bisnis dalam jangka panjang.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.