Tim Cook membantah informasi hasil penyelidikan yang dilakukan New York Times terkait insiden data Facebook.
Tim Cook membantah informasi hasil penyelidikan yang dilakukan New York Times terkait insiden data Facebook.

Apple Bantah Minta Data ke Facebook

Lufthi Anggraeni • 06 Juni 2018 11:36
Jakarta: The New York Times mengumumkan hasil investigasi terkait insiden data Facebook, dan menandai bahwa sebagian besar perusahaan teknologi raksasa di Silicon Valley sebagai mitra dari kejahatan privasi yang dilakukan jejaring sosial tersebut.
 
Media dan penerbitan besar di Amerika Serikat tersebut mengklaim bahwa Facebook telah mencapai kemitraan terkait berbagi data dengan setidaknya 60 produsen perangkat, termasuk Apple, Amazon, BlackBerry, Microsoft dan Samsung, selama 10 tahun terakhir.
 
Selain itu, investigasi kolusi Rusia menyebabkan anggota parlemen menggunakan frasa seperti plugin aplikasi pihak ketiga dalam percakapan, sebagai kode untuk teknisi yang telah mengetahui permasalahan ini sejak lama.

Namun, dalam wawancara setelah acara WWDC, CEO Apple Tim Cook membantah klaim terkait kolusi tersebut.
 
Cook menyebut bahwa informasi yang disampaikan New York Times terkait status hubungan dan hal lain, merupakan hal asing bagi Apple. Cook juga menyebut bahwa Apple tidak pernah menerima ataupun meminta data dari Facebook.
 
Cook juga menyebut bahwa Apple tidak berkecimpung dalam bisnis data, dan tidak pernah menjadi pelaku bisnis tersebut. Selain itu, Cook menambahkan bahwa Apple tidak pernah mempertimbangkan untuk memaksimalkan jumlah penjualan perangkat ataupun jangka waktu pengguna memanfaatkan perangkatnya.
 
Tanggapan Cook di WWDC bukanlah tanggapan pertamanya terkait dengan insiden kebocoran data yang dialami Facebook. Sebelumnya, Cook memberi tanggapan dengan menyebut perusahaannya tidak akan menghadapi situasi ini.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA