Harga VGA NVIDIA Kembali Wajar
Ilustrasi. (Wikimedia Commons)
Jakarta: Kelangkaan kartu grafis NVIDIA tampaknya telah berakhir. NVIDIA mengumumkan bahwa mereka telah kembali menyuplai seri GeForce GTX-10 dengan harga retail semula.

Itu artinya, gamer bisa mulai membeli kartu grafis tersebut dengan harga normal untuk membuat PC gaming mereka. 

Sebelum ini, sempat terjadi kekurangan suplai dari kartu grafis NVIDIA. Alasannya? Para penambang cryptocurrency menggunakan kartu grafis buatan NVIDIA untuk membuat komputer untuk menambang mata uang virtual. 


Seperti yang dijelaskan oleh CNET, daya komputasi tinggi pada kartu grafis NVIDIA dan GPU kelas atas membuatnya sangat menarik bagi para penambang cryptocurrency, seperti Bitcoin, Ethereum dan lain sebagainya.

Tidak heran jika banyak orang mendadak tertarik menambang mata uang virtual, mengingat harga dari berbagai cryptocurrency menanjak naik pada akhir 2017 hingga awal 2018. 

Hal inilah yang menyebabkan banyak VGA premium terjual habis, yang pada akhirnya, membuat harga meroket. Ini membuat orang-orang yang menjadi target semula NVIDIA -- yaitu gamer -- justru kesulitan untuk mendapatkan kartu grafis tersebut. 
 
Untungnya, sekarang, harga dari berbagai cryptocurrency mulai turun. Selain itu, ada teknik menambang yang lebih sederhana. Dengan begitu, para penambang cryptocurrency tidak lagi terlalu tertarik dengan VGA kelas atas, membuat harganya menjadi kembali wajar. 



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.