PrivyID menggratiskan layanan akun Enterprise perusahaannya untuk mendukung PSBB.
PrivyID menggratiskan layanan akun Enterprise perusahaannya untuk mendukung PSBB.

PrivyID Gratiskan Layanan Akun Enterprise Selama PSBB

Teknologi teknologi startup
Lufthi Anggraeni • 13 Mei 2020 12:52
Jakarta: Penyebaran virus korona yang semakin meluas di seluruh Indonesia mendorong sejumlah pemerintah provinsi untuk menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). PSBB ini mendukung kebijakan beraktivitas di rumah yang telah terlebih dahulu diterapkan pemerintah.
 
Guna membantu perusahaan menjaga kelancaran proses berbisnis di tengah penerapan PSBB, PrivyID mengumumkan keputusannya untuk menggratiskan layanan akun Enterprise PrivyID hingga tanggal 31 Mei 2020 mendatang.
 
“Kami ingin layanan yang kami miliki dapat menjangkau lebih banyak perusahaan di Indonesia. Harapannya, program yang kami jalankan dapat membantu perusahaan-perusahaan tersebut untuk tetap memiliki ruang gerak operasional selama masa PSBB,” ujar CEO PrivyID Marshall Pribadi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai informasi, akun enterprise perusahaan penyedia layanan tanda tangan digital ditujukan untuk menjadi solusi pengelolaan dokumen elektronik dan mempermudah proses bisnis perusahaan dalam berbagai skala.
 
Selain itu, PrivyID menyebut akun Enterprise ini dapat diakses diakses oleh 10 karyawan yang telah didaftarkan, dan dapat digunakan untuk membagikan dan menandatangani dokumen internal secara digital.
 
PrivyID juga menawarkan 100 saldo bagi perusahaan pengguna untuk berbagi dokumen dan meminta tanda tangan elektronik dengan pihak eksternal tanpa biaya tambahan. Program ini berlaku bagi perusahaan yang belum pernah menggunakan layanan akun Enterprise PrivyID sebelumnya.
 
Inisiatif ini juga merupakan bagian dari program Indonesia Bergerak, sebuah gerakan kolaborasi antara startup binaan Telkom di bawah MDI Ventures. Startup lain yang berkolaborasi dalam Indonesia Bergerak termasuk Kata.ai, penyedia chat bot.
 
Startup lainnya yaitu Qiscus, platform aplikasi chat untuk komunikasi internal organisasi, Volantis, pengolah big data yang menyajikan data persebaran COVID-19, serta Qlue, penyedia fitur pelaporan warga.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif