Twitter Hentikan Dukungan Moments
Twitter mengumumkan penghentian dukungan untuk fitur Moments di Android dan iOS mulai 23 Oktober.
Jakarta: Twitter baru saja mengumumkan bahwa Moments akan tetap menjadi fitur yang tersedia secara eksklusif pada aplikasi versi desktop.

Untuk saat ini, pengguna Android dan iOS masih dapat memanfaatkan fitur ini, meski dukungan tersebut akan berhenti pada 23 Oktober mendatang.

Moments menyuguhkan koleksi twit dan konten media kepada pengguna Twitter, khususnya konten yang telah dikurasi berdasarkan topik tertentu.


Pada beberapa bulan lalu, Twitter masih meyakinkan pengguna bahwa perusahaannya masih akan terus mengembangkan Moments. Sayangnya, Twitter menarik kembali pernyataan awalnya dan memutuskan untuk menghentikan dukungan untuk fitur ini.

Twitter menyebut keputusannya ini karena fitur tersebut tidak banyak digunakan, sehingga penghapusan fitur akan memungkinkan pengguna terfokus pada fitur yang disukai.

Dengan kata lain, mulai minggu depan, pengguna aplikasi versi Android dan iOS tidak lagi dapat menciptakan konten Moments di Twitter, meski masih dapat meninjau konten yang telah dibuat di aplikasi sebelum tanggal 23 Oktober.

Untuk menciptakan konten Moments, pengguna masih dapat melakukannya di jejaring sosial ini setelah tanggal 23 Oktober dalam versi situs. Sebelumnya, selama dua tahun belakangan, Twitter mengutak-atik lini masa pengguna dengan tujuan meningkatkan interaksi pengguna.

Namun, sekarang, Twitter kembali ke lini masa awal yang menampilkan kicauan berdasarkan waktu pembuatan, dan mengumumkan segera menawarkan pengguna opsi untuk menggunakan lini masa yang menunjukkan tweet secara reverse chronological atau berdasarkan waktu tweet dibuat.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.