Samsung yakin kehadirkan platform belanja di situs resminya tidak akan menggerus toko fisik.
Samsung yakin kehadirkan platform belanja di situs resminya tidak akan menggerus toko fisik.

Samsung Jamin Strategi Online Baru Tak Gerus Toko Fisik

Teknologi samsung
Lufthi Anggraeni • 15 Januari 2019 15:21
Jakarta: Secara resmi meluncurkan platform belanja di situs resmi, Samsung.com Shop, sebagai saluran alternatif bagi konsumen dalam membeli produk buatannya, Samsung mengaku yakin hal ini tidak akan berdampak negatif pada toko ritel fisiknya.
 
“Untuk menggerus toko fisik, itu masih jauh sekali. Berkaca pada negara maju, konsep online dan offline tak akan secara keseluruhan menggantikan satu sama lain. Justru online dan offline akan berkolaborasi, dan ini konsep yang kami tuju,” ujar Online Business Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Sintara Nyotowijoyo.
 
Platform belanja online menjadi alternatif Samsung dalam menghadapi tren di masa mendatang, serta menjadi bentuk upayanya dalam melebarkan sayap dan memperluas titik jangkau konsumen terhadap produk karyanya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Hingga saat ini, Samsung mengaku belum berencana untuk menutup toko fisiknya yang disebut sebagai Samsung Experience Store. Di masa mendatang, Samsung berencana mengintegrasikan kedua saluran belanja ini demi kemudahan akses konsumen terhadap produk.
 
Sehingga di masa mendatang, jelas Sintara, konsumen dapat membeli produk pada platform online, dan mengambil produk yang dibelinya di Samsung Experience Store. Samsung dalam waktu dekat akan mengimplikasikan kolaborasi keduanya pada program pre-order.
 
Samsung berencana untuk menghadirkan opsi penyerahan produk yang dipesan konsumen via program pre-order via mitra logistik pada platform belanja di situs resminya tersebut.
 
Meskipun demikian, Samsung membantah platform belanja di situs resmi eksklusif penjualan produk unggulannya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi