CEO Apple, Tim Cook dalam TIME 100 Summit. (Spencer Platt / Getty Images / AFP)
CEO Apple, Tim Cook dalam TIME 100 Summit. (Spencer Platt / Getty Images / AFP)

Bos Apple Ingin Pengguna iPhone tak Gunakan Ponsel Tanpa Henti

Teknologi apple iphone
Ellavie Ichlasa Amalia • 24 April 2019 16:49
Jakarta:CEO Apple Tim Cook merasa pengguna iPhone seharusnya mengurangi waktu menggunakan smartphone. Dalam TIME 100 Summit, Cook membahas tentang betapa adiktifnya smartphone dan peran Apple di sana.
 
Cook menyebutkan, ketika Apple membuat iPhone, mereka tidak ingin mendorong para pengguna untuk terus menggunakannya. Dia mengaku, beberapa bulan belakangan, dia juga mematikan fitur push notifications.
 
"Apple tidak pernah ingin memaksimalkan waktu penggunaan pengguna. Itu bukan tujuan kami," kata Cook, seperti yang dikutip dari TechCrunch.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini klaim yang menarik mengingat Apple mendesain platform notifikasi yang memungkinkan developer aplikasi untuk menghujani para pengguna aplikasi dengan berbagai notifikasi -- mulai dari notifikasi tentang pengikut baru sampai notifikasi tentang adanya diskon.
 
Konsep platform notifikasi pada iOS sekarang adalah developer harus berusaha untuk secara aktif mendapatkan perhatian pengguna agar mereka kembali menggunakan aplikasi.Padahal, ada model lain yang bisa Apple gunakan.
 
Bisa saja, Apple membuat platform notifikasi yang hanya akan menampilkan notifikasi hanya pada waktu tertentu, yang bisa diatur oleh pengguna. Misalnya, Anda hanya akan memeriksa notifikasi di smartphone setiap siang. Dengan begitu, perhatian Anda tidak akan terganggu di luar waktu ketika Anda hendak memeriksa notifikasi.
 
Model lain yang bisa Apple gunakan adalah membedakan notifikasi berdasarkan penting atau tidaknya notifikasi itu. Misalnya, pesan tentang celah keamanan akan masuk ke kelas penting, sementara informasi lain bisa masuk ke kelas biasa. Dengan begitu, para pengguna bisa mengatur tipe notifikasi apa saja yang mereka mau dapatkan.
 
Faktanya, Apple mendesain platform notifikasi dengan tujuan untuk mendapatkan perhatian para pengguna. Bohong jika Cook berkata sebaliknya.
 
Setidaknya, Apple bisa mengaku bahwa keadaan ketika mereka pertama kali membuat smartphone berbeda dengan keadaan yang sekarang.
 
Mereka bisa mengatakan bahwa mereka tidak menyadari bahaya psikis ketika smartphone terus membanjiri pengguna dengan berbagai notifikasi. Apple lalu bisa saja menjelaskan langkah yang mereka ambil untuk mengatasi ini.
 
Sayangnya, saat ini, satu-satunya hal yang pengguna iPhone lakukan jika mereka tidak mau terus diganggu oleh notifikasi adalah dengan mematikan push notifications sepenuhnya. Faktanya, Cook pun melakukan ini.
 
"Jika Anda belum melakukan ini -- jika Anda menggunakan iPhone dan belum melakukannya, saya mendorong Anda untuk melakukan ini -- monitor push notifications," kata Cook.
 
"Apa yang saya lakukan adalah menurunkan jumlah notifikasi yang saya dapatkan. Karena saya bertanya pada diri saya sendiri: 'Apa saya perlu mendapatkan ribuan notifikasi per hari?' Itu bukan sesuatu yang membuat hidup saya menjadi lebih baik. Jadi saya mengurangi jumlah notifikasi yang saya dapatkan."
 
Namun, sebenarnya, omongan Cook tentang notifikasi yang mengganggu ini adalah sindiran pada Facebook, yang memang biasanya mendorong pengguna untuk terus menggunakan aplikasinya.
 
Padahal, salah satu nilai jual iPhone dulu adalah aplikasi Facebook. Pada 2008, ketika Apple pertama kali meluncurkan App Store, Facebook merupakan salah satu aplikasi yang dipromosikan pada para pengguna. Karena aplikasi ini merupakan salah satu bukti betapa bergunanya iPhone.
 
Fakta bahwa Facebook dan aplikasi lain memanfaatkan platform push notifications pada iOS untuk meningkatkan keuntungan mereka tanpa peduli kesehatan pengguna adalah kesalahan bersama. Karena, Apple memang membuka celah pada developer sehingga mereka bisa mendorong pengguna untuk terus menggunakan ponsel mereka.
 
Sepuluh tahun sejak App Store diluncurkan, Apple akhirnya mulai membantu pengguna membatasi penggunaan ponsel. Mereka mengumumkan sejumlah alat untuk menjaga "kesehatan digital" pada WWDC 2018. Salah satunya adalah Screen Time, dasbor untuk melacak dan membatasi penggunaan ponsel. Selain itu, mereka juga memperketat parental control.
 
Sekarang, Cook mengatakan bahwa Apple tidak mau membuat pengguna menggunakan iPhone terus menerus. Pada kenyataannya, mereka membiarkan hal itu terjadi selama 10 tahun.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif