Huawei akan Bawa Asisten Digitalnya ke Luar Tiongkok

Ellavie Ichlasa Amalia 16 November 2018 16:24 WIB
huawei
Huawei akan Bawa Asisten Digitalnya ke Luar Tiongkok
Huawei AI Cube.
Jakarta: Huawei tengah mencoba membawa asisten virtual mereka ke luar Tiongkok. Ini akan memaksa mereka untuk bersaing dengan perusahaan teknologi lain yang juga memiliki asisten virtual, seperti Google dan Amazon.

Di Tiongkok, Huawei memiliki asisten digital bernama Xiaoyi, yang bisa Anda temukan pada smart speaker bernama AI Cube dan smartphone mereka. Namun, asisten ini hanya ada di Tiongkok. Sekarang, perusahaan teknologi itu tampaknya akan membawa asisten digital mereka ke negara di luar Tiongkok.

"Kami menggunakan produk kami sendiri di Tiongkok, di masa depan, kami akan menggunakannya di luar Tiongkok," kata CEO Consumer Business Huawei, Richard Yu pada CNBC dalam wawancara eksklusif.


"Pada awalnya, kami menggunakan Google Assistant dan Amazon Alexa untuk smartphone dan AI Cube," kata Yu.

"Kami perlu waktu ekstra untuk membangun layanan kecerdasan buatan kami sendiri... Ke depan, kami akan melakukan ekspansi ke luar Tiongkok."

Sang CEO memastikan bahwa Huawei masih akan bekerja sama dengan Amazon dan Google.

Namun, jika mereka memutuskan untuk meluncurkan asisten digital mereka di luar Tiongkok, ini sudah pasti akan mengadu mereka dengan dua perusahaan teknologi asal Amerika Serikat itu, mengingat keduanya juga memasukkan asisten digital mereka ke dalam berbagai hardware.

Ketika diminta untuk berkomentar, Google menolak, sementara Amazon tidak bisa dihubungi.

Sayangnya, Yu tidak menjelaskan bahasa apa yang akan mereka gunakan untuk melakukan ekspansi dan kapan mereka akan meluncurkan smart speaker mereka.

Saat ini, perintah suara memang tampaknya dianggap sebagai kunci bagi konsumen untuk berinteraksi dengan perangkat. Banyak perangkat sepert smart speaker, yang menerima perintah suara, yang dianggap sebagai pusat untuk menghubungkan berbagai perangkat cerdas di rumah.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.