OutSystems
OutSystems

Modernisasi Jaringan Logistik Nasional Lewat Platform OutSystems

Mohamad Mamduh • 10 Oktober 2026 18:17
Ringkasnya gini..
  • Kerja sama antara Anteraja dan OutSystems telah dimulai sejak tahun 2022.
  • Tidak hanya berfokus pada pengendalian biaya, Anteraja juga memperkuat perencanaan tenaga kerja melalui aplikasi forecasting internal.
  • Penerapan AI di Anteraja akan selalu berfokus pada kebutuhan bisnis yang jelas guna memberikan nilai nyata bagi keberlanjutan bisnis logistik perusahaan.
Jakarta: Perusahaan penyedia layanan logistik nasional, Anteraja, secara resmi mengumumkan langkah modernisasi pada teknologi operasional jaringan logistiknya di seluruh Indonesia dengan mengadopsi platform dari OutSystems.

Langkah strategis ini dilakukan guna meningkatkan transparansi operasional, mengoptimalkan perencanaan pada periode lonjakan pengiriman (peak-season), serta memperluas aksesibilitas terhadap layanan internal di seluruh jaringan operasional perusahaan.

Kerja sama antara Anteraja dan OutSystems telah dimulai sejak tahun 2022. Dalam kurun waktu tersebut, Anteraja secara bertahap mengembangkan berbagai aplikasi internal guna meremajakan sistem lama yang kian kompleks, sekaligus menunjang efisiensi operasional harian.

Kebutuhan akan peremajaan sistem ini menjadi semakin mendesak seiring dengan pertumbuhan pasar logistik e-commerce di Indonesia yang diproyeksikan akan mencapai nilai USD 8,71 miliar pada tahun 2031.

Kampanye belanja online berskala besar di Indonesia, seperti Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), kerap memicu lonjakan volume pengiriman yang sangat tinggi. Kondisi ini menuntut penyedia layanan logistik untuk dapat mengakses data operasional secara cepat dan merencanakan alokasi sumber daya secara efektif.

Yogie Lesmana, Head of Enterprise Application Development Anteraja, mengungkapkan bahwa adopsi platform OutSystems menjadi salah satu solusi konkret untuk mempercepat proses pengembangan aplikasi perusahaan. Kendati demikian, beliau menekankan bahwa fondasi arsitektur yang kuat, penerapan praktik engineering yang baik, serta kolaborasi erat bersama tim bisnis tetap menjadi pilar utama suksesnya modernisasi ini.

Melalui platform OutSystems, Anteraja telah menghadirkan sejumlah aplikasi internal yang memberikan dampak signifikan bagi efisiensi bisnis. Aplikasi pertama yang dikembangkan adalah AWARE, yang mampu mengintegrasikan sebanyak 199 laporan dari berbagai sistem perusahaan ke dalam satu dashboard manajemen terpusat. Kehadiran aplikasi ini memungkinkan tim operasional mengakses informasi yang dulunya tersebar di berbagai laporan secara lebih cepat dan akurat.

Selain itu, Anteraja juga mengembangkan DataG, sebuah aplikasi manajemen API mandiri yang dirancang oleh tim internal untuk menggantikan solusi pihak ketiga. Langkah inovatif ini berhasil menghentikan ketergantungan pada perangkat lunak eksternal dan menghilangkan biaya lisensi tahunan berulang tanpa mengorbankan performa operasional perusahaan.

Tidak hanya berfokus pada pengendalian biaya, Anteraja juga memperkuat perencanaan tenaga kerja melalui aplikasi forecasting internal. Solusi prediksi ini sangat berguna untuk memperkirakan volume pengiriman, menghitung kebutuhan jumlah tenaga kerja, serta mengalokasikan sumber daya secara tepat sebelum terjadinya lonjakan pengiriman pada periode Harbolnas maupun kampanye musiman lainnya.

Sementara itu, untuk mempermudah komunikasi internal, Anteraja menghadirkan Employee Hub berbasis aplikasi mobile yang memberikan akses lebih mudah dan konsisten bagi seluruh karyawan terhadap informasi serta layanan perusahaan.

Regional Vice President for Southeast Asia (SEA) and Greater China OutSystems, Arnold Consengco, memberikan apresiasi atas langkah Anteraja dalam mengintegrasikan berbagai aplikasi penting ke dalam satu fondasi terpadu. Menurutnya, pendekatan ini tidak hanya menjawab kebutuhan bisnis saat ini secara cepat, tetapi juga membuka peluang besar untuk mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang terkelola serta sistem agentic.

Saat ini, Anteraja telah mulai mengeksplorasi penggunaan AI guna memicu peningkatan produktivitas pengembang dan efisiensi operasional. Penjajakan awal ini mencakup evaluasi berbagai tools pengembangan berbantuan AI serta diskusi bersama OutSystems terkait potensi penerapan AI agentik.

Yogie menegaskan bahwa penerapan AI di Anteraja akan selalu berfokus pada kebutuhan bisnis yang jelas guna memberikan nilai nyata bagi keberlanjutan bisnis logistik perusahaan.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA